Loading...

3.1 Memahami prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Quiz by Irfan Irfan
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
Materi pengembangan materi pembelajaran berdasarkan Pengembangan Materi Pembelajaran (Ringkasan) 1. Pengertian Pengembangan materi pembelajaran adalah proses menyusun, memilih, dan mengorganisasi bahan ajar agar membantu siswa mencapai tujuan belajar secara efektif. 2. Tujuan Membantu siswa memahami materi dengan mudah Mencapai kompetensi yang diharapkan Membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif 3. Jenis Materi Pembelajaran Fakta → informasi nyata (contoh: tanggal, nama) Konsep → ide atau pengertian (contoh: definisi) Prinsip → hubungan antar konsep Prosedur → langkah-langkah melakukan sesuatu 4. Prinsip Pengembangan Materi Relevansi → sesuai kebutuhan siswa Konsistensi → selaras dengan tujuan pembelajaran Kecukupan → tidak terlalu sedikit atau berlebihan 5. Langkah-langkah Pengembangan Analisis kebutuhan siswa Menentukan tujuan pembelajaran Menyusun materi Mengembangkan media (teks, video, dll) Evaluasi dan revisi 6. Bentuk Materi Cetak: buku, modul Digital: video, e-learning, presentasi Interaktif: kuis, game edukasi 7. Ciri Materi yang Baik Mudah dipahami Menarik dan tidak membosankan Sesuai tingkat kemampuan siswa Mendukung aktivitas belajar
1. Bacalah teks berikut! Taman sekolah dipenuhi bunga warna-warni yang bermekaran. Udara di sekitarnya terasa sejuk karena pepohonan rindang. Banyak kupu-kupu beterbangan di antara bunga. Taman sekolah dibangun pada tahun 2019. Kalimat yang sebaiknya dihapus agar deskripsi lebih fokus adalah ... A. Kalimat 1 B. Kalimat 2 C. Kalimat 3 ✅ D. Kalimat 4 2. Perhatikan tujuan teks deskripsi, yaitu membantu pembaca membayangkan suatu objek atau suasana. Di antara pilihan berikut, kalimat manakah yang paling efektif mencapai tujuan tersebut? A. Pasar tradisional pada malam hari sangat sepi, hanya terdengar suara angin berhembus. ✅ B. Pasar tradisional pada malam hari sangat ramai, penuh dengan suara tawar-menawar dan aroma makanan yang menggugah selera. C. Pasar tradisional pada malam hari sangat kotor, sampah berserakan di mana-mana. D. Pasar tradisional pada malam hari sangat gelap, tidak ada satu pun lampu yang menyala. 3. Bacalah paragraf berikut! Pantai itu memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Deburan ombak terdengar menenangkan di sepanjang pesisir. .... Pengunjung dapat menikmati keindahan pantai sambil merasakan semilir angin laut. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah .... A. Pantai tersebut dibuka untuk umum pada tahun 2015. B. Banyak pedagang berjualan di sekitar pantai. ✅ C. Deretan pohon kelapa yang berjajar menambah keindahan pemandangan pantai. D. Pantai itu menjadi tujuan wisata masyarakat setempat. 4. Taman sekolah tampak asri dan bersih. Berbagai bunga berwarna-warni tumbuh di sepanjang jalan setapak. Pohon-pohon rindang membuat udara terasa sejuk. Di beberapa sudut taman terdapat bangku yang digunakan siswa untuk membaca dan beristirahat. Berdasarkan isi kutipan tersebut, bagian struktur teks deskripsi yang paling tepat adalah .... A. Identifikasi, karena memperkenalkan objek secara umum. B. Simpulan, karena berisi penegasan akhir. ✅ C. Deskripsi bagian, karena menjelaskan ciri-ciri objek secara rinci. D. Koda, karena berisi pesan penulis. 5. Bacalah paragraf-paragraf berikut! A. Pada hari Minggu, Rina dan keluarganya pergi ke pantai. Mereka bermain pasir dan menikmati suasana pantai hingga sore hari. B. Untuk membuat es teh, siapkan gelas, teh, gula, dan air panas. Setelah itu, seduh teh dan tambahkan gula secukupnya. C. Taman sekolah tampak asri dan bersih. Berbagai bunga berwarna-warni bermekaran di setiap sudut taman. Pohon-pohon rindang membuat udara terasa sejuk dan nyaman bagi para siswa. D. Sampah merupakan sisa kegiatan manusia yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Paragraf yang termasuk teks deskripsi adalah .... A. Paragraf A B. Paragraf B ✅ C. Paragraf C D. Paragraf D 6. Perhatikan paragraf berikut! Rumah Gadang merupakan rumah adat masyarakat Minangkabau yang memiliki bentuk atap menyerupai tanduk kerbau. Untuk mencapai bangunan utama, pengunjung harus melewati halaman yang luas dan bersih. Di sepanjang jalan menuju rumah adat tersebut, tampak taman yang tertata rapi serta pepohonan yang rindang. Suasana sejuk dan nyaman membuat pengunjung betah berada di kawasan itu. Isi paragraf deskripsi di atas adalah .... A. Gambaran bentuk atap Rumah Gadang ✅ B. Gambaran perjalanan dan suasana menuju Rumah Gadang C. Gambaran sejarah Rumah Gadang D. Gambaran kegiatan masyarakat Minangkabau Kunci Jawaban: B 7. Perhatikan dua kutipan berikut! Teks A "Rumah adat itu memiliki panjang 20 meter dan lebar 10 meter." Teks B "Rumah adat itu tampak megah dengan ukiran berwarna emas dan atap yang menjulang tinggi." Jika tujuan penulis adalah membuat pembaca seolah-olah melihat objek secara langsung, teks yang lebih efektif adalah .... A. Teks A, karena berisi data yang akurat. ✅ B. Teks B, karena menggunakan rincian yang membangun imajinasi pembaca. C. Keduanya sama efektif. D. Keduanya tidak sesuai. 8. Perhatikan susunan paragraf berikut! (1) Dinding museum dihiasi berbagai foto bersejarah dan koleksi benda peninggalan masa lampau. (2) Museum Nasional merupakan salah satu museum terbesar di Indonesia. (3) Ruangan museum tampak bersih, luas, dan tertata rapi. Agar menjadi teks deskripsi yang runtut, urutan yang tepat adalah .... A. (1)-(2)-(3) ✅ B. (2)-(1)-(3) C. (3)-(1)-(2) D. (1)-(3)-(2) 9. "Pembaca diharapkan dapat memahami letak berbagai fasilitas di lingkungan sekolah tanpa harus melihat denah." Jenis deskripsi yang paling tepat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah .... A. Subjektif, karena dapat menunjukkan kesan penulis terhadap sekolah. B. Objektif, karena menyajikan data tentang sekolah. ✅ C. Spasial, karena menekankan posisi dan hubungan antarlokasi dalam ruang. D. Imajinatif, karena membuat pembaca berimajinasi. 10. Seorang siswa menulis deskripsi berikut. "Perpustakaan sekolah itu bagus. Banyak buku ada di sana." Guru menilai teks tersebut belum mampu menghadirkan gambaran yang kuat kepada pembaca. Perbaikan yang paling tepat adalah .... A. Menambahkan jumlah buku yang tersedia. B. Menambahkan tahun berdirinya perpustakaan. ✅ C. Menggunakan kata sifat dan rincian pancaindra yang memperjelas kondisi perpustakaan. D. Menambahkan nama petugas perpustakaan. Bacalah teks berikut untuk soal nomor 11 - 15! “Perpustakaan sekolah memiliki ruangan yang luas dan bersih. Rak-rak buku tersusun rapi di setiap sudut ruangan. Cahaya matahari masuk melalui jendela besar sehingga ruangan tampak terang. Suasana yang tenang membuat siswa nyaman membaca." 11. Seorang siswa berpendapat bahwa teks tersebut akan tetap mencapai tujuan deskripsi meskipun kalimat tentang pencahayaan dihilangkan. Pendapat tersebut .... A. Benar, karena pencahayaan tidak berhubungan dengan kenyamanan membaca. B. Benar, karena informasi tentang rak buku sudah cukup menggambarkan perpustakaan. C. Kurang tepat, karena pencahayaan membantu menunjukkan kondisi fisik perpustakaan meskipun bukan unsur utama. ✅ D. Salah, karena tanpa kalimat tersebut teks tidak lagi termasuk teks deskripsi. 12. Penggunaan kata luas, bersih, rapi, terang, dan tenang dalam teks tersebut berfungsi untuk .... A. Menjelaskan urutan kegiatan yang dilakukan di perpustakaan. B. Menunjukkan hubungan sebab akibat dalam teks. ✅ C. Membantu pembaca membayangkan kondisi perpustakaan secara lebih jelas. D. Menyampaikan pendapat penulis tentang pentingnya membaca. 13. Jika kalimat "rak-rak buku tersusun rapi" dihilangkan, dampaknya adalah A. Teks menjadi lebih jelas B. Gambaran perpustakaan menjadi kurang lengkap C. Teks berubah menjadi narasi D. Tidak ada perubahan Jawaban: B 14. Berdasarkan isi teks, faktor yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan perpustakaan adalah .... A. Ukuran ruangan yang luas. B. Banyaknya rak buku. C. Jendela yang besar. ✅ D. Kombinasi suasana tenang, pencahayaan yang baik, dan penataan ruang yang rapi 15. Kalimat tambahan yang paling sesuai untuk memperkuat deskripsi perpustakaan adalah A. Banyak siswa meminjam buku B. Perpustakaan memiliki seorang petugas C. Perpustakaan dibuka setiap hari Senin D. Udara di dalam ruangan terasa sejuk dan segar✅ Jawaban: D 16. Perhatikan kedua kutipan berikut! Teks A "Menurutku, Rumah Gadang merupakan rumah adat yang paling indah karena bentuk atapnya yang unik dan megah." Teks B "Rumah Gadang memiliki atap berbentuk menyerupai tanduk kerbau dan dinding yang dihiasi ukiran khas Minangkabau." Perbedaan utama kedua kutipan tersebut adalah .... A. Teks A menggunakan fakta, sedangkan Teks B menggunakan pendapat. B. Teks A termasuk deskripsi objektif, sedangkan Teks B deskripsi subjektif. ✅ C. Teks A termasuk deskripsi subjektif karena mengandung pendapat penulis, sedangkan Teks B lebih objektif karena menggambarkan objek berdasarkan ciri yang tampak. D. Kedua teks termasuk deskripsi subjektif. 17. Perhatikan dua kutipan berikut! Teks A "Taman sekolah dipenuhi bunga berwarna-warni." Teks B "Taman sekolah dipenuhi bunga berwarna-warni. Aroma bunga yang harum tercium saat angin bertiup dan udara terasa sejuk di bawah pepohonan rindang." Jika tujuan penulis adalah membuat pembaca seolah-olah hadir di lokasi yang dideskripsikan, alasan paling kuat memilih Teks B adalah .... A. Menggunakan kalimat yang lebih panjang daripada Teks A. B. Menyajikan informasi yang lebih banyak daripada Teks A. C. Memanfaatkan lebih dari satu pancaindra sehingga gambaran objek menjadi lebih hidup. ✅ D. Menggunakan kata sifat yang lebih beragam daripada Teks A. Jebakan: D hampir benar, tetapi yang menjadi inti adalah penggunaan pancaindra. 18. (C4-C5 Analisis) Perhatikan kalimat berikut! "Perpustakaan sekolah nyaman." Manakah informasi yang paling tidak mendukung penguatan deskripsi tersebut? A. Cahaya matahari masuk melalui jendela besar sehingga ruangan tampak terang. B. Rak-rak buku tersusun rapi dan mudah dijangkau siswa. C. Udara di dalam ruangan terasa sejuk dan segar. D. Perpustakaan diresmikan oleh kepala sekolah pada tahun 2021. ✅ Jebakan: Semua opsi berupa informasi tentang perpustakaan, tetapi hanya D yang tidak membantu pembaca membayangkan suasana. 19. (C5 Evaluasi) Perhatikan dua kalimat berikut! (1) Kelas itu bersih. (2) Kelas itu tampak bersih dengan lantai mengilap dan meja yang tertata rapi. Jika kalimat (2) diganti menjadi kalimat (1), perubahan yang paling mungkin terjadi adalah .... A. Informasi utama tetap ada, tetapi kekuatan deskripsi dalam membangun imajinasi pembaca berkurang. ✅ B. Teks menjadi tidak sesuai dengan struktur deskripsi. C. Teks berubah menjadi teks laporan hasil observasi. D. Makna teks menjadi bertentangan dengan tujuan penulis. Jebakan: A dan D terlihat mirip, tetapi D terlalu berlebihan. 20. "Taman sekolah itu dipenuhi bunga berwarna-warni yang bermekaran dan pepohonan rindang yang membuat udara terasa sejuk." Jika kata berwarna-warni, bermekaran, dan rindang dihilangkan, dampak yang paling mungkin terjadi adalah .... A. Struktur teks menjadi tidak lengkap. B. Informasi dalam teks menjadi tidak benar. C. Tujuan teks berubah menjadi teks narasi. ✅ D. Gambaran objek menjadi kurang jelas sehingga pembaca lebih sulit membayangkan suasana taman.
Slide 1 Merangkum Buku Fiksi dan Non-Fiksi Berdasarkan Gagasan Pokok Slide 2 Pengertian Merangkum • Merangkum adalah kegiatan menyusun ikhtisar • Mengambil inti atau pokok-pokok penting • Mempertahankan urutan ide penulis asli • Menggunakan bahasa sendiri yang lebih ringkas Slide 3 Tujuan Merangkum • Memahami isi bacaan dengan lebih mudah • Menghemat waktu membaca • Mengingat informasi penting lebih lama • Memudahkan mengulang materi bacaan Slide 4 Apa itu Gagasan Pokok? • Ide utama dalam paragraf • Inti dari sebuah bacaan • Biasanya terdapat di awal atau akhir paragraf • Didukung oleh kalimat-kalimat penjelas Slide 5 Perbedaan Buku Fiksi dan Non-Fiksi • Fiksi: cerita rekaan/khayalan • Non-fiksi: berdasarkan fakta dan kejadian nyata • Fiksi: memiliki alur cerita • Non-fiksi: menyajikan informasi dan pengetahuan Slide 6 Langkah Merangkum Buku Fiksi • Membaca keseluruhan cerita • Mencatat tokoh dan penokohan • Mengidentifikasi alur cerita • Menemukan tema dan amanat • Menulis dengan bahasa sendiri Slide 7 Unsur-unsur Penting Buku Fiksi • Tema • Alur • Tokoh dan Penokohan • Latar • Sudut Pandang • Amanat Slide 8 Langkah Merangkum Buku Non-Fiksi • Membaca secara seksama • Menandai gagasan pokok tiap paragraf • Mencatat informasi penting • Menghubungkan antar gagasan • Menyusun rangkuman Slide 9 Ciri-ciri Rangkuman yang Baik • Sesuai dengan isi asli • Lengkap dan jelas • Menggunakan bahasa baku • Tidak mengubah urutan ide • Objektif Slide 10 Tips Menemukan Gagasan Pokok • Perhatikan kalimat pertama paragraf • Cari kalimat yang diulang-ulang • Identifikasi kata kunci • Temukan kalimat yang dijelaskan Slide 11 Contoh Merangkum Buku Fiksi • Judul: "Laskar Pelangi" • Tema: Pendidikan • Tokoh utama dan karakternya • Ringkasan alur cerita • Pesan moral Slide 12 Contoh Merangkum Buku Non-Fiksi • Judul: "Sejarah Indonesia" • Topik utama tiap bab • Fakta-fakta penting • Hubungan antar peristiwa • Kesimpulan Slide 13 Kesalahan Umum dalam Merangkum • Terlalu panjang • Mengubah makna asli • Menambah pendapat pribadi • Mengabaikan urutan ide • Copy-paste langsung Slide 14 Teknik Membaca Efektif • Scanning • Skimming • Reading for detail • Membuat catatan • Mind mapping Slide 15 Kata Penghubung dalam Merangkum • Selanjutnya • Kemudian • Oleh karena itu • Dengan demikian • Sementara itu Slide 16 Format Rangkuman • Identitas buku • Pendahuluan • Isi pokok • Kesimpulan • Komentar (opsional) Slide 17 Manfaat Keterampilan Merangkum • Meningkatkan pemahaman • Mengembangkan kemampuan analisis • Melatih menulis efektif • Mempertajam daya ingat • Efisiensi belajar Slide 18 Evaluasi Rangkuman • Kelengkapan isi • Ketepatan gagasan pokok • Penggunaan bahasa • Keterpaduan ide • Kerapian penulisan Slide 19 Latihan Praktik • Pilih buku fiksi/non-fiksi • Identifikasi gagasan pokok • Tulis rangkuman • Periksa kelengkapan • Revisi bila perlu Slide 20 Rangkuman dan Penutup • Merangkum adalah keterampilan penting • Perhatikan perbedaan fiksi dan non-fiksi • Fokus pada gagasan pokok • Gunakan bahasa sendiri
1. Menurut Oktarini & Evri (2020), literasi berhubungan erat dengan kemampuan? a. Menggambar dan menulis b. Menghitung dan berbicara c. Membaca, menulis, berbicara, dan mengolah informasi d. Mendengarkan dan mengarang 2. Menurut Dhina (2020), literasi tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga mencakup? a. Keterampilan berbicara di depan umum b. Keterampilan berpikir kritis memanfaatkan sumber pengetahuan cetak, visual, maupun digital c. Keterampilan berhitung cepat d. Kemampuan menghafal teks 3. Literasi di sekolah dasar tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 4. Jika seorang guru ingin mengembangkan kemampuan Critical Thinking siswa melalui kegiatan literasi, strategi mana yang paling tepat dilakukan? a. Membiasakan siswa membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. b. Mengajak siswa menyalin kembali isi bacaan ke dalam catatan harian. c. Memberi tugas siswa untuk membandingkan dua teks berbeda dan menarik kesimpulan. d. Mengadakan lomba membaca cepat antar siswa untuk meningkatkan motivasi. 4. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terdiri atas tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran berbasis literasi. Seorang guru meminta siswa menanggapi isi bacaan dengan menghubungkannya ke pengalaman pribadi. Kegiatan tersebut termasuk pada tahap … a. Pembiasaan b. Prabaca c. Pengembangan d. Pembelajaran berbasis literasi (Jawaban: C) 5. Menurut Clay (2001) dan Ferguson, komponen literasi informasi terdiri dari berikut, kecuali? a. Literasi dini b. Literasi visua c. Literasi finansial d. Literasi teknologi (Jawaban: C) 6. Literasi dini merupakan kemampuan untuk? a. Menyimak, memahami bahasa lisan, dan berkomunikasi melalui gambar dan lisan b. Menggunakan katalog dan indeks perpustakaan c. Membaca dalam hati selama 15 menit d. Mengetahui etika dalam memanfaatkan teknologi 7. Literasi digital menjadi semakin penting di era banjir informasi. Jika seorang siswa menemukan informasi yang meragukan di internet, langkah literasi digital yang paling sesuai untuk melatih kemampuan berpikir kritis adalah … a. Menyebarkan informasi tersebut di media sosial untuk meminta pendapat teman. b. Membandingkan informasi tersebut dengan sumber terpercaya sebelum menyimpulkan. c. Mengabaikan informasi karena dianggap tidak relevan dengan pelajaran. d. Menyimpannya untuk dijadikan bahan presentasi tanpa verifikasi. 8. Literasi visual mengintegrasikan teknologi dan media. Jika guru meminta siswa menafsirkan pesan dari poster literasi yang ada di kelas, maka keterampilan yang diasah adalah … a. Menulis kreatifb. Memahami makna non-verbal c. Membuat sistem katalog perpustakaan d. Menganalisis data kuantitatif (Jawaban: B) 9. Peran literasi dalam keterampilan abad ke-21 meliputi 4C. Jika siswa mampu mengajukan ide baru setelah membaca beberapa referensi, maka keterampilan yang muncul adalah … a. Critical Thinking b. Collaboration c. Creativity d. Communication (Jawaban: C) 10. Gerakan Literasi Sekolah menekankan kerja sama berbagai pihak. Jika dukungan orang tua minim dalam kegiatan literasi, maka strategi paling tepat untuk mengatasinya adalah … a. Menghapus kewajiban literasi di rumah. b. Mengurangi jumlah bacaan yang diberikan pada siswa. c. Melibatkan orang tua dalam pelatihan literasi sederhana. d. Membatasi kegiatan literasi hanya di sekolah.
SOAL 1. Dalam Islam, tawuran termasuk perbuatan yang… A. Dianjurkan jika untuk membela teman B. Boleh dilakukan jika merasa benar C. Dilarang karena merugikan banyak pihak D. Wajib jika ada yang memulai E. Diperbolehkan dalam keadaan tertentu 2. Yang dimaksud dengan zina hati adalah… A. Perbuatan zina secara langsung B. Keinginan dan niat dalam hati terhadap hal yang dilarang C. Perkataan kasar kepada orang lain D. Perbuatan mencuri E. Melakukan ibadah dengan ikhlas 3. Salah satu faktor seseorang melakukan pacaran adalah... A. Tekanan ekonomi B. Rasa ketertarikan C. Kewajiban keluarga D. Tuntutan sekolah E. Peraturan pemerintah 4. Dalam konteks pembagian zina anggota tubuh (zina kecil), yang dimaksud dengan "zina tangan" secara spesifik adalah... a. Menggunakan tangan untuk mengambil barang yang bukan haknya. b. Memukul orang lain hingga terluka karena marah. c. Menyentuh atau memegang lawan jenis yang bukan mahram dengan sengaja. d. Menuliskan kata-kata kasar atau fitnah di media sosial. e. Memberikan bantuan kepada orang yang berniat melakukan maksiat. 5. Seorang remaja mulai merokok karena ingin diterima dalam kelompok pergaulannya. Jika dilihat dari sudut pandang pengambilan keputusan, tindakan yang paling tepat adalah… A. Mengikuti kebiasaan kelompok agar tidak dikucilkan B. Menolak dengan tegas dan mencari lingkungan yang lebih sehat C. Mencoba sekali saja agar tidak penasaran D. Diam saja tanpa mengambil sikap E. Ikut merokok tetapi diam-diam 6. Zina kaki terjadi ketika seseorang… A. Menggunakan kaki untuk bekerja B. Melangkah menuju hal yang dilarang agama C. Berjalan santai di taman D. Pergi ke tempat umum E. Mengantar teman pulang 7. Menurut hadits Nabi SAW, zina mata dilakukan dengan cara... A. Mendengar hal-hal yang haram B. Berbicara tentang lawan jenis C. Melihat lawan jenis yang bukan mahram dengan syahwat D. Memikirkan hal-hal kotor E. Meraba lawan jenis 8. Tawuran bertentangan dengan ajaran Islam karena tidak mencerminkan sikap… A. Sombong B. Sabar dan menahan amarah C. Malas D. Boros E. Takut 9. Contoh zina hati adalah… A. Membantu orang tua B. Berniat melakukan perbuatan maksiat C. Belajar dengan sungguh-sungguh D. Menjaga lisan dari kata-kata buruk E. Bersedekah kepada yang membutuhkan 10. Kurangnya perhatian dari keluarga dapat menyebabkan remaja... A. Menjadi lebih mandiri tanpa pengaruh B. Mencari kenyamanan melalui pacaran C. Menghindari semua pergaulan D. Lebih fokus belajar E. Menjadi pemimpin 11. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap anak Adam telah ditentukan bagian zinanya yang tidak bisa tidak akan dialaminya. Dalam hadits tersebut, Rasulullah menegaskan bahwa "zina tangan adalah..." a. Menunjuk b. Menggenggam c. Menulis d. Menyentuh e. Memberi 12. Perhatikan pernyataan berikut: (1) Tekanan teman sebaya (2) Kurangnya pengawasan orang tua (3) Rasa ingin tahu tinggi (4) Prestasi akademik yang baik Faktor utama yang mendorong remaja terjerumus dalam pergaulan bebas dan merokok ditunjukkan oleh nomor… A. (1), (2), dan (3) B. (1), (2), dan (4) C. (2), (3), dan (4) D. (1) dan (4) saja E. (3) dan (4) saja 13. Perilaku zina kaki harus dihindari karena… A. Membuat tubuh lelah B. Termasuk perbuatan dosa C. Mengurangi waktu istirahat D. Membuat kaki sakit E. Menghambat aktivitas 14. Zina mata termasuk dalam kategori perbuatan yang... A. Diperbolehkan jika tidak sengaja B. Dosa besar dan wajib dihindari C. Merupakan dosa kecil D. Biasa saja dan tidak berdampak E. Dapat dihapus dengan sedekah saja 15. Berikut ini yang merupakan dampak negatif dari tawuran adalah… A. Menambah teman baru B. Mendapat pujian dari masyarakat C. Terjalin persatuan D. Menimbulkan kerusakan dan korban E. Meningkatkan prestasi 16. Perbedaan zina hati dan zina fisik adalah… A. Zina hati lebih berat dari zina fisik B. Zina fisik tidak berdosa C. Zina hati hanya dalam pikiran/perasaan, sedangkan zina fisik dalam perbuatan D. Keduanya tidak ada hubungan E. Zina hati tidak perlu dihindari 17. Seorang siswa mulai berpacaran karena semua temannya melakukannya. Faktor utama yang memengaruhi adalah... A. Media sosial B. Rasa penasaran C. Lingkungan pergaulan D. Kurangnya aturan sekolah E. Pendidikan agama 18. Al-Qur'an Surah Al-Isra ayat 32 melarang umat Islam untuk "mendekati zina". Bagaimana kaitan larangan "mendekati" tersebut dengan perbuatan zina tangan? a. Zina tangan hanya dilarang jika dilakukan oleh mereka yang sudah menikah. b. Zina tangan dianggap sebagai salah satu pintu atau perantara yang dilarang karena dapat mengarah pada zina besar. c. Ayat tersebut hanya melarang zina besar, sedangkan zina tangan hanya dianggap makruh. d. Larangan tersebut hanya berlaku jika sentuhan tangan dilakukan di tempat yang sepi. e. Zina tangan tidak termasuk dalam cakupan ayat tersebut karena tidak melibatkan persetubuhan. 19. Seorang siswa mengetahui bahwa temannya sering merokok di lingkungan sekolah. Sikap yang paling mencerminkan tanggung jawab sosial adalah… A. Membiarkannya karena itu urusan pribadi B. Ikut mencoba agar memahami perasaan teman C. Menegur dengan baik dan melaporkan kepada pihak sekolah D. Menjauhi tanpa alasan yang jelas E. Menyebarkan kabar tersebut ke teman lain 20. Seseorang yang sengaja pergi ke tempat maksiat berarti… A. Melakukan kebaikan B. Melakukan zina hati C. Melakukan zina kaki D. Melakukan ibadah E. Tidak melakukan apa-apa 21. Contoh perilaku zina mata dalam kehidupan sehari-hari adalah... A. Menundukkan pandangan saat bertemu lawan jenis B. Membaca Al-Qur'an C. Menonton film porno atau tayangan aurat D. Menghadiri majelis ilmu E. Melihat pemandangan alam 22. Cara menghindari tawuran menurut ajaran Islam adalah… A. Membalas jika diserang B. Ikut-ikutan teman C. Menyelesaikan masalah dengan musyawarah D. Membentuk kelompok untuk melawan E. Menghindari semua orang 23. Cara menghindari zina hati adalah… A. Mengikuti hawa nafsu B. Membiarkan pikiran bebas C. Menjaga pandangan dan memperkuat iman D. Mengabaikan nasihat agama E. Bergaul bebas tanpa batas 24. Jika seorang siswa mengalami stres akibat hubungan pacaran, dampak yang paling tepat adalah... A. Meningkatnya prestasi belajar B. Hubungan sosial menjadi lebih baik C. Tekanan emosional dan mental D. Menjadi lebih disiplin E. Lebih fokus pada tujuan hidup 25. Terdapat sebuah hadits yang memberikan peringatan keras bahwa ditusuknya kepala seseorang dengan pasak/jarum besi lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Pelajaran utama dari kerasnya ancaman ini adalah... a. Syariat Islam menetapkan hukuman fisik bagi pelaku zina tangan di dunia. b. Menyentuh lawan jenis yang bukan mahram adalah dosa kecil yang mudah dihapuskan. c. Besarnya bahaya fitnah dari sentuhan fisik sehingga Islam menutup rapat celah tersebut dengan peringatan yang sangat berat. d. Ancaman tersebut hanya berlaku bagi kaum laki-laki dan tidak berlaku bagi wanita. e. Perbuatan tersebut hanya dilarang jika dilakukan dengan niat ingin melamar. 26. Dampak jangka panjang dari kebiasaan merokok bagi remaja tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga kehidupan sosial. Contoh dampak sosial yang tepat adalah… A. Meningkatkan rasa percaya diri B. Memperluas jaringan pertemanan C. Menurunkan kepercayaan orang lain D. Membuat lebih fokus belajar E. Menambah energi dalam aktivitas 27. Sikap yang benar untuk menghindari zina kaki adalah… A. Mengikuti teman ke tempat negatif B. Membiasakan diri pergi ke tempat baik C. Mendatangi tempat maksiat D. Tidak peduli ke mana kaki melangkah E. Pergi ke tempat yang merugikan diri 28. Perhatikan pernyataan berikut! (1) Memandang lawan jenis dengan kagum (2) Melihat foto yang tidak menutup aurat (3) Menundukkan pandangan (ghadhul bashar) (4) Menonton adegan mesra di media sosial (5) Tidak sengaja melihat lawan jenis Yang termasuk contoh zina mata ditunjukkan oleh nomor... A. (1), (2), dan (3) B. (2), (3), dan (4) C. (1), (2), dan (4) D. (3), (4), dan (5) E. (1), (3), dan (5) KUNCI JAWABAN 1. C 2. B 3. B 4. C 5. B 6. B 7. C 8. B 9. B 10. B 11. D 12. A 13. B 14. C 15. D 16. C 17. C 18. B 19. C 20. C 21. C 22. C 23. C 24. C 25. C 26. C 27. B 28. C
MATERI PERKULIAHAN Sub-CPMK 1.7 Mampu menghitung performa produksi (IP, FCR) dan melakukan Analisis Usaha Broiler per satu siklus produksi 1. IDENTITAS MATERI Mata Kuliah : Produksi Ternak Potong Unggas Komersil Pokok Bahasan : Evaluasi Performa Produksi dan Analisis Usaha Broiler Sub-CPMK : 1.7 Capaian Pembelajaran : Mahasiswa mampu: Menjelaskan parameter performa produksi broiler. Menghitung Feed Conversion Ratio (FCR). Menghitung Indeks Performa (IP). Menganalisis hasil performa produksi dalam satu siklus pemeliharaan. Menyusun analisis usaha broiler per satu siklus produksi. Menarik kesimpulan kelayakan usaha berdasarkan hasil teknis dan ekonomis. ________________________________________ 2. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu: Memahami konsep dasar evaluasi performa broiler. Mengidentifikasi data teknis yang dibutuhkan dalam perhitungan performa. Menghitung mortalitas, deplesi, bobot badan rata-rata, FCR, dan IP. Menghitung biaya produksi, penerimaan, keuntungan, dan efisiensi usaha broiler. Menganalisis hubungan antara performa teknis dengan hasil ekonomi usaha. ________________________________________ 3. DESKRIPSI MATERI Dalam usaha broiler modern, keberhasilan produksi tidak hanya diukur dari bobot panen, tetapi juga dari efisiensi penggunaan pakan, tingkat kematian, umur panen, serta keuntungan yang diperoleh per siklus. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk menghitung parameter teknis produksi seperti FCR dan IP, serta mengaitkannya dengan analisis usaha agar dapat diketahui apakah usaha berjalan efisien dan menguntungkan. ________________________________________ 4. POKOK-POKOK MATERI A. Konsep Dasar Evaluasi Performa Produksi Broiler 1. Pengertian Performa Produksi Performa produksi broiler adalah gambaran tingkat keberhasilan pemeliharaan ayam broiler selama satu periode/siklus pemeliharaan yang dinilai dari indikator teknis tertentu. 2. Parameter Utama Performa Produksi Parameter yang umum digunakan meliputi: Populasi awal DOC Jumlah ayam hidup saat panen Mortalitas (%) Deplesi (%) Umur panen (hari) Bobot badan rata-rata panen (kg/ekor) Total konsumsi pakan (kg) Feed Conversion Ratio (FCR) Indeks Performa (IP) ________________________________________ B. Parameter Teknis dan Rumus Perhitungan ________________________________________ 1. Mortalitas (%) Pengertian: Persentase ayam yang mati selama masa pemeliharaan. Rumus: "Mortalitas (%)"="Jumlah ayam mati" /"Populasi awal" ×100 Contoh: Populasi awal = 5.000 ekor Ayam mati = 150 ekor "Mortalitas"=150/5000×100=3% ________________________________________ 2. Deplesi (%) Pengertian: Persentase pengurangan populasi akibat kematian dan afkir/culling. Rumus: "Deplesi (%)"="Ayam mati + ayam afkir" /"Populasi awal" ×100 Jika tidak ada afkir, maka deplesi = mortalitas. ________________________________________ 3. Persentase Ayam Hidup / Livability (%) Rumus: "Livability (%)"="Jumlah ayam panen" /"Populasi awal" ×100 atau "Livability (%)"=100-"Deplesi (%)" ________________________________________ 4. Bobot Badan Rata-Rata Panen Rumus: "Bobot rata-rata (kg/ekor)"="Total bobot panen (kg)" /"Jumlah ayam panen (ekor)" ________________________________________ 5. Feed Conversion Ratio (FCR) Pengertian: FCR adalah rasio jumlah pakan yang dikonsumsi terhadap pertambahan bobot hidup atau bobot hidup yang dihasilkan. Rumus praktis broiler: "FCR"="Total konsumsi pakan (kg)" /"Total bobot hidup panen (kg)" Interpretasi: Semakin rendah nilai FCR, semakin efisien penggunaan pakan. Contoh: Total pakan = 16.000 kg Total bobot panen = 9.600 kg "FCR"=16.000/9.600=1,67 Interpretasi: Untuk menghasilkan 1 kg bobot hidup, dibutuhkan 1,67 kg pakan. ________________________________________ 6. Indeks Performa (IP) Pengertian: IP adalah indikator gabungan untuk menilai performa pemeliharaan broiler berdasarkan: daya hidup, bobot badan, umur panen, efisiensi pakan. Rumus umum IP: "IP"=("Livability (%)" ×"Bobot rata-rata (kg)" )/("Umur panen (hari)" ×"FCR" )×100 Contoh: Livability = 97% Bobot rata-rata = 2,0 kg Umur panen = 35 hari FCR = 1,67 "IP"=(97×2,0)/(35×1,67)×100 "IP"=194/58,45×100=331,9 Jadi, IP = 331,9 ________________________________________ C. Interpretasi Nilai FCR dan IP 1. Interpretasi FCR < 1,50 = sangat efisien 1,50 – 1,65 = efisien/baik 1,66 – 1,80 = cukup > 1,80 = kurang efisien Catatan: Nilai ini dapat berbeda tergantung strain, umur panen, sistem kandang, musim, dan standar perusahaan. ________________________________________ 2. Interpretasi IP (umum) > 400 = sangat baik / ممتاز 351 – 400 = baik 301 – 350 = cukup baik 251 – 300 = sedang < 250 = kurang Dalam praktik kemitraan, IP sering menjadi dasar evaluasi bonus performa. ________________________________________ 5. HUBUNGAN PARAMETER TEKNIS DENGAN KINERJA USAHA Performa teknis sangat menentukan keuntungan usaha broiler: FCR naik → biaya pakan meningkat → laba turun Mortalitas naik → ayam panen berkurang → penerimaan turun Bobot panen rendah → total kg jual turun → omzet turun Umur panen terlalu lama → biaya operasional naik → efisiensi turun IP tinggi → menunjukkan usaha lebih efisien dan berpotensi lebih menguntungkan ________________________________________ 6. ANALISIS USAHA BROILER PER SATU SIKLUS PRODUKSI A. Pengertian Analisis Usaha Analisis usaha broiler adalah perhitungan ekonomi untuk mengetahui: total biaya produksi, total penerimaan, pendapatan/keuntungan, efisiensi usaha, kelayakan usaha per satu siklus pemeliharaan. ________________________________________ B. Komponen Biaya Produksi 1. Biaya Tetap (Fixed Cost) Biaya yang relatif tidak berubah dalam satu siklus, misalnya: Penyusutan kandang Penyusutan peralatan Pajak/sewa lahan (jika dihitung) Bunga modal tetap (opsional) 2. Biaya Variabel (Variable Cost) Biaya yang berubah sesuai jumlah populasi, misalnya: DOC Pakan Obat, vitamin, vaksin (OVK) Sekam/litter Gas/LPG/bahan bakar brooder Listrik dan air Tenaga kerja Desinfektan dan sanitasi Biaya panen/angkut Biaya lain-lain operasional Catatan penting: Pada usaha broiler, pakan biasanya menyumbang 60–70% dari total biaya produksi. ________________________________________ 7. RUMUS ANALISIS USAHA 1. Total Biaya Produksi (TC) "TC"="Biaya Tetap"+"Biaya Variabel" ________________________________________ 2. Total Penerimaan (TR) Jika dijual berdasarkan bobot hidup: "TR"="Total bobot panen (kg)"×"Harga jual per kg" Jika ada penerimaan tambahan: "TR total"="Penjualan ayam"+"Penjualan kotoran"+"Penjualan karung pakan/bekas" ________________________________________ 3. Keuntungan / Pendapatan (π) π="TR"-"TC" ________________________________________ 4. R/C Ratio R/C="TR" /"TC" Kriteria: R/C > 1 → usaha menguntungkan R/C = 1 → impas R/C < 1 → usaha merugi ________________________________________ 5. B/C Ratio (opsional) B/C=("TR" -"TC" )/"TC" ________________________________________ 6. Harga Pokok Produksi (HPP) "HPP per kg"="Total biaya produksi" /"Total bobot panen (kg)" Interpretasi: Jika harga jual > HPP → usaha berpotensi untung. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FCR, IP, DAN KEUNTUNGAN A. Faktor Teknis Kualitas DOC Mutu pakan Program brooding Kepadatan kandang Ventilasi dan suhu kandang Kualitas air minum Program vaksinasi dan biosekuriti Manajemen litter Ketepatan waktu panen B. Faktor Ekonomi Harga DOC Harga pakan Harga jual ayam hidup Biaya tenaga kerja Biaya energi (gas/listrik) Sistem usaha (mandiri vs kemitraan) STRATEGI MENINGKATKAN PERFORMA DAN KEUNTUNGAN Gunakan DOC berkualitas dan seragam Laksanakan brooding secara optimal (0–14 hari sangat krusial) Pastikan feed intake dan water intake normal Terapkan biosekuriti ketat Kurangi feed wastage Pantau bobot badan mingguan Lakukan culling selektif Tentukan umur panen berdasarkan kombinasi FCR, bobot, dan harga pasar Evaluasi performa tiap siklus dengan pencatatan lengkap Gunakan data historis untuk perbaikan keputusan produksi RANGKUMAN MATERI FCR menunjukkan efisiensi penggunaan pakan. Semakin kecil FCR, semakin baik. IP adalah indikator gabungan performa broiler yang mempertimbangkan: daya hidup, bobot panen, umur panen, efisiensi pakan. Analisis usaha broiler harus mengintegrasikan: aspek teknis (FCR, IP, mortalitas, bobot panen) aspek ekonomi (biaya, penerimaan, laba, R/C, HPP) Usaha broiler dinilai baik apabila: FCR efisien, mortalitas rendah, IP tinggi, HPP lebih rendah dari harga jual, R/C ratio > 1. PENUTUP Kemampuan menghitung FCR, IP, dan melakukan analisis usaha broiler per satu siklus produksi merupakan kompetensi penting dalam manajemen produksi broiler modern. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu membaca data produksi, melakukan perhitungan secara akurat, dan mengambil keputusan manajerial berbasis hasil analisis teknis-ekonomis. REFERENSI SINGKAT (untuk bahan ajar/RPS) North, M.O., & Bell, D.D. Commercial Chicken Production Manual. Leeson, S., & Summers, J.D. Commercial Poultry Nutrition. Bell, D.D., & Weaver, W.D. Commercial Chicken Meat and Egg Production. Saputra, dkk. Literatur manajemen broiler modern dan analisis usaha ternak unggas. Standar teknis perusahaan integrator/kemitraan broiler (CP, Japfa, Malindo, dll.) untuk benchmarking FCR dan IP.
### Narasi Video Animasi: "Liburan Keluarga Andika ke Pantai" **Adegan 1:** *(Teks: "Pagi yang Cerah")* Di sebuah pagi yang cerah, tampak keluarga Andika bersiap-siap di depan rumah. Andika, istrinya Rina, serta anak kembar mereka, Ardi dan Adit, tampak bersemangat. Mereka baru saja memutuskan untuk pergi liburan ke pantai yang tak jauh dari rumah mereka. Ini adalah momen spesial karena ini kali pertama mereka liburan sejak pandemi. **Adegan 2:** *(Teks: "Perjalanan Dimulai")* Di dalam mobil, Ardi dan Adit menatap keluar jendela dengan antusias. Mereka melihat jalanan yang ramai dan berbagai rambu lalu lintas. Mata mereka berbinar saat menemukan sesuatu yang menarik. **Adegan 3:** *(Teks: "Belajar Mengenal Rambu Lalu Lintas")* Ardi menunjuk rambu segitiga dengan tanda seru di dalamnya. “Bu, itu gambar apa?” tanya Ardi penasaran. Rina tersenyum dan menjelaskan, “Itu rambu lalu lintas, Nak.” Adit ikut bertanya, “Artinya apa, Bu?” Andika tertawa kecil dan berkata, “Itu rambu peringatan. Tanda seru itu memberi tahu kita agar berhati-hati.” **Adegan 4:** *(Teks: "Diskusi Seru di Perjalanan")* Adit, masih penasaran, bertanya, “Kenapa harus hati-hati, Ayah?” Andika menjawab dengan sabar, “Karena ada kondisi jalan yang harus diperhatikan, misalnya jalan licin atau ada tikungan tajam.” Ardi dan Adit mengangguk-angguk, terlihat mulai memahami. **Adegan 5:** *(Teks: "Tebak-Tebakan Rambu")* Sepanjang perjalanan, Ardi dan Adit bermain tebak-tebakan. Mereka menunjuk rambu bulat merah dan bertanya kepada ayah mereka. Andika menjelaskan, “Itu larangan berhenti, artinya kita tidak boleh berhenti di situ supaya tidak mengganggu pengendara lain.” **Adegan 6:** *(Teks: "Tiba di Pantai")* Mobil keluarga Andika akhirnya sampai di pantai. Ardi dan Adit berlarian di pasir, tertawa riang. Mereka bercanda, “Hati-hati, nanti ada rambu dilarang bermain di pasir!” **Adegan 7:** *(Teks: "Liburan yang Penuh Pelajaran")* Liburan ini membawa kegembiraan sekaligus pelajaran tentang keselamatan di jalan bagi Ardi dan Adit. Keluarga kecil ini menikmati waktu bersama, menciptakan kenangan indah di pantai. **Penutup:** *(Teks: "Liburan Sederhana, Kenangan Tak Terlupakan")* Liburan kali ini sederhana, tetapi penuh makna, meninggalkan pelajaran dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Buatkan pertanyaan dari materi ini: MATERI PELAJARAN PERTEMUAN KELIMA 1. Pengertian resensi Kata resensi berasal dari bahasa Latin recensere atau recensio yang berarti meninjau kembali atau melihat kembali. Dalam konteks karya sastra, resensi adalah kegiatan memberikan tanggapan, penilaian, serta ulasan terhadap suatu karya, baik karya fiksi maupun nonfiksi. Jadi, resensi cerpen adalah kegiatan menilai, mengulas, dan memberikan pendapat terhadap sebuah cerpen dengan tujuan untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, dan nilai yang terkandung di dalamnya. Melalui resensi, seseorang tidak hanya menceritakan ulang isi cerpen, tetapi juga menyampaikan pandangan kritis terhadap isi, gaya bahasa, alur, tokoh, dan pesan yang ingin disampaikan pengarang.\ 2. Tujuan Resensi Resensi memiliki beberapa tujuan penting, baik bagi pembaca, penulis, maupun dunia sastra. Berikut tujuan resensi cerpen secara umum: a. Memberikan penilaian dan ulasan tentang isi, struktur, dan kualitas suatu cerpen, terutama dalam hal tema, alur, tokoh, dan pesan moral. b. Memberikan informasi tentang keunggulan dan kelemahan sebuah cerpen serta memberikan rekomendasi apakah cerpen tersebut menarik untuk dibaca. c. Membantu pembaca memahami isi cerpen tanpa harus membacanya secara lengkap, dengan memberikan pandangan yang objektif mengenai isi dan kualitas karya tersebut. d. Membantu penulis cerpen memperoleh masukan atau saran agar dapat memperbaiki karya mereka di masa mendatang. e. Memberikan pemahaman yang menyeluruh (komprehensif) tentang hal-hal yang tampak maupun tersirat dalam cerpen, seperti nilai-nilai kehidupan dan pesan sosial. f. Mengajak pembaca berpikir dan merenung, serta mendiskusikan lebih dalam fenomena atau problematika yang diangkat dalam cerpen. g. Memberikan pertimbangan kepada pembaca mengenai isi, pesan, dan kualitas cerpen sebelum mereka memutuskan untuk membaca atau menilainya sendiri. 3. Fungsi Resensi Cerpen Resensi tidak hanya berfungsi bagi pembaca, tetapi juga memiliki manfaat luas bagi penulis, penerbit, dan media massa. a. Bagi Penulis Cerpen • Resensi menjadi umpan balik (feedback) dan sarana evaluasi terhadap karya yang ditulis. • Penulis dapat mengetahui pendapat dan tanggapan pembaca terhadap cerpen yang dibuatnya. • Resensi membantu penulis meningkatkan kualitas karya pada penulisan berikutnya. b. Bagi Penerbit • Resensi berfungsi sebagai alat promosi untuk memperkenalkan karya sastra yang diterbitkan kepada masyarakat. • Penerbit dapat melihat tanggapan atau sambutan pembaca terhadap cerpen yang dipublikasikan. • Melalui resensi, penerbit dapat memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas penerbitan karya berikutnya. c. Bagi Pembaca atau Penerbit Media Massa • Resensi menjadi sumber informasi bagi pembaca untuk menilai apakah cerpen tersebut menarik, layak dibaca, atau sesuai dengan minat mereka. • Media massa menggunakan resensi sebagai ruang literasi publik, tempat pembaca dapat mengenal lebih banyak karya sastra dan memperluas wawasan mereka. • Resensi juga berfungsi untuk menguji atau mengembangkan topik-topik sosial dan kemanusiaan yang sering diangkat dalam cerpen.