
LATIHAN 1: BACAAN QIRAAT SURAH AL-IKHLAS
Quiz by Nurul Najihah
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan khilaf/cara bacaan Qiraat pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Dhammah Fa' & Ibdal Hamzah
Dhammah Fa' & Naqal
Taskin Fa' & Saktah
Dhammah Fa' & Tahqiq Hamzah
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan khilaf/cara bacaan Qiraat pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Dhammah Fa' & Tahqiq Hamzah
Taskin Fa' & Saktah
Dhammah Fa' & Ibdal Hamzah
Taskin Fa' & Tahqiq Hamzah
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan khilaf/cara bacaan Qiraat pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan khilaf/cara bacaan Qiraat pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan riwayat imam Qiraat yang baca khilaf pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Sila dengar audio bacaan surah al-Ikhlas dibawah, kemudian tentukan khilaf/cara bacaan Qiraat pada kalimah كُفُؤًا أَحَدٌ :
Slide 1 Merangkum Buku Fiksi dan Non-Fiksi Berdasarkan Gagasan Pokok Slide 2 Pengertian Merangkum • Merangkum adalah kegiatan menyusun ikhtisar • Mengambil inti atau pokok-pokok penting • Mempertahankan urutan ide penulis asli • Menggunakan bahasa sendiri yang lebih ringkas Slide 3 Tujuan Merangkum • Memahami isi bacaan dengan lebih mudah • Menghemat waktu membaca • Mengingat informasi penting lebih lama • Memudahkan mengulang materi bacaan Slide 4 Apa itu Gagasan Pokok? • Ide utama dalam paragraf • Inti dari sebuah bacaan • Biasanya terdapat di awal atau akhir paragraf • Didukung oleh kalimat-kalimat penjelas Slide 5 Perbedaan Buku Fiksi dan Non-Fiksi • Fiksi: cerita rekaan/khayalan • Non-fiksi: berdasarkan fakta dan kejadian nyata • Fiksi: memiliki alur cerita • Non-fiksi: menyajikan informasi dan pengetahuan Slide 6 Langkah Merangkum Buku Fiksi • Membaca keseluruhan cerita • Mencatat tokoh dan penokohan • Mengidentifikasi alur cerita • Menemukan tema dan amanat • Menulis dengan bahasa sendiri Slide 7 Unsur-unsur Penting Buku Fiksi • Tema • Alur • Tokoh dan Penokohan • Latar • Sudut Pandang • Amanat Slide 8 Langkah Merangkum Buku Non-Fiksi • Membaca secara seksama • Menandai gagasan pokok tiap paragraf • Mencatat informasi penting • Menghubungkan antar gagasan • Menyusun rangkuman Slide 9 Ciri-ciri Rangkuman yang Baik • Sesuai dengan isi asli • Lengkap dan jelas • Menggunakan bahasa baku • Tidak mengubah urutan ide • Objektif Slide 10 Tips Menemukan Gagasan Pokok • Perhatikan kalimat pertama paragraf • Cari kalimat yang diulang-ulang • Identifikasi kata kunci • Temukan kalimat yang dijelaskan Slide 11 Contoh Merangkum Buku Fiksi • Judul: "Laskar Pelangi" • Tema: Pendidikan • Tokoh utama dan karakternya • Ringkasan alur cerita • Pesan moral Slide 12 Contoh Merangkum Buku Non-Fiksi • Judul: "Sejarah Indonesia" • Topik utama tiap bab • Fakta-fakta penting • Hubungan antar peristiwa • Kesimpulan Slide 13 Kesalahan Umum dalam Merangkum • Terlalu panjang • Mengubah makna asli • Menambah pendapat pribadi • Mengabaikan urutan ide • Copy-paste langsung Slide 14 Teknik Membaca Efektif • Scanning • Skimming • Reading for detail • Membuat catatan • Mind mapping Slide 15 Kata Penghubung dalam Merangkum • Selanjutnya • Kemudian • Oleh karena itu • Dengan demikian • Sementara itu Slide 16 Format Rangkuman • Identitas buku • Pendahuluan • Isi pokok • Kesimpulan • Komentar (opsional) Slide 17 Manfaat Keterampilan Merangkum • Meningkatkan pemahaman • Mengembangkan kemampuan analisis • Melatih menulis efektif • Mempertajam daya ingat • Efisiensi belajar Slide 18 Evaluasi Rangkuman • Kelengkapan isi • Ketepatan gagasan pokok • Penggunaan bahasa • Keterpaduan ide • Kerapian penulisan Slide 19 Latihan Praktik • Pilih buku fiksi/non-fiksi • Identifikasi gagasan pokok • Tulis rangkuman • Periksa kelengkapan • Revisi bila perlu Slide 20 Rangkuman dan Penutup • Merangkum adalah keterampilan penting • Perhatikan perbedaan fiksi dan non-fiksi • Fokus pada gagasan pokok • Gunakan bahasa sendiri
Buatlah soal kuis dari materi ini: MATERI LDKO SMP Tema: Disiplin dan Karakter SMPN 1 Pameungpeuk ________________________________________ A. Pendahuluan LDKO (Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi) adalah wadah penting untuk membentuk calon pemimpin muda, khususnya pengurus OSIS, agar memiliki sikap disiplin, karakter yang kuat, dan jiwa kepemimpinan. Pemimpin yang baik bukan hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu memberi teladan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Pantun pembuka: Pergi ke taman memetik melati, Melati putih harum baunya. Disiplin diri sejak dini, Agar sukses di masa depan nantinya. ________________________________________ B. Pengertian Disiplin 1. Definisi Disiplin Disiplin adalah sikap patuh dan taat terhadap aturan, waktu, dan tanggung jawab, yang dilakukan dengan kesadaran diri, bukan karena paksaan. Disiplin mencakup: - Disiplin waktu (datang tepat waktu) - Disiplin aturan (menaati tata tertib) - Disiplin tanggung jawab (menyelesaikan tugas dengan baik) 2. Pentingnya Disiplin bagi Pelajar • Membentuk kebiasaan positif • Melatih tanggung jawab dan kejujuran • Menjadi dasar kesuksesan akademik dan organisasi Pantun: Jam berdentang tanda waktu, Belajar giat jangan ditunda. Disiplin itu kunci utama, Untuk meraih cita-cita. ________________________________________ C. Pengertian Karakter 1. Definisi Karakter Karakter adalah nilai-nilai moral dan sikap positif yang tertanam dalam diri seseorang dan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Karakter bukan bawaan lahir semata, tetapi dibentuk melalui pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan. 2. Nilai-Nilai Karakter Utama (8 Dimensi Profil Lulusan) Penguatan karakter peserta didik saat ini mengacu pada 8 Dimensi Profil Lulusan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Delapan dimensi ini menjadi arah pembentukan karakter siswa, termasuk dalam kegiatan LDKO dan organisasi OSIS, yaitu: 1. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME Tercermin dalam sikap jujur, berakhlak mulia, disiplin beribadah, serta menjunjung nilai moral dalam setiap kegiatan organisasi. 2. Kewargaan Ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan sekolah, semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan kesediaan menjalankan hak serta kewajiban sebagai warga sekolah. 3. Penalaran Kritis Kemampuan berpikir logis, menganalisis masalah organisasi, serta mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab. 4. Kreativitas Mampu menciptakan ide-ide baru, inovatif dalam program kerja OSIS, serta berani mencari solusi atas tantangan yang dihadapi. 5. Kolaborasi Kesanggupan bekerja sama, gotong royong, menghargai perbedaan pendapat, dan membangun kekompakan antaranggota. 6. Kemandirian Sikap tidak bergantung pada orang lain, percaya diri, disiplin diri, serta mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab organisasi. 7. Kesehatan Menjaga kesehatan fisik dan mental, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mampu mengelola stres dalam kegiatan organisasi. 8. Komunikasi Mampu menyampaikan pendapat dengan sopan, mendengarkan orang lain, serta berkomunikasi secara efektif dalam rapat dan kegiatan OSIS. Pantun: Pergi berlayar menuju seberang, Angin sepoi menemani bahtera. Karakter kuat delapan dimensi terkarang, Pemimpin muda siap berkarya nyata. ________________________________________ D. Keterkaitan Disiplin dan Karakter Disiplin dan karakter tidak dapat dipisahkan: - Disiplin tanpa karakter → kaku dan terpaksa - Karakter tanpa disiplin → niat baik tanpa konsistensi Pemimpin OSIS yang ideal adalah yang berkarakter kuat dan disiplin tinggi. ________________________________________ E. Penerapan Disiplin dan Karakter dalam Berorganisasi 1. Contoh Disiplin dalam Organisasi • Hadir rapat tepat waktu • Memakai seragam sesuai ketentuan • Menyelesaikan tugas sesuai deadline • Mengikuti keputusan bersama 2. Contoh Karakter dalam Organisasi • Jujur dalam laporan kegiatan dan keuangan • Tanggung jawab terhadap jabatan • Saling menghargai pendapat • Mampu bekerja sama (gotong royong) Pantun: Rapat dimulai tepat waktu, Semua hadir tanpa paksaan. Organisasi akan maju, Jika disiplin jadi kebiasaan. ________________________________________ F. Penerapan Disiplin dan Karakter dalam OSIS Sebagai organisasi siswa di sekolah, OSIS harus menjadi teladan. 1. Disiplin Pengurus OSIS • Menjadi contoh dalam menaati tata tertib sekolah • Aktif mengikuti kegiatan sekolah • Konsisten menjalankan program kerja 2. Karakter Pengurus OSIS • Kepemimpinan yang adil dan bijaksana • Berani bertanggung jawab • Peduli terhadap sesama siswa • Menjunjung tinggi nama baik sekolah Pantun: Bersama teman menanam padi, Padi tumbuh subur di sawah. OSIS disiplin, OSIS berkarakter, Sekolah maju penuh berkah. ________________________________________ G. Dasar Hukum Pelaksanaan penguatan karakter, disiplin, dan pembinaan kepemimpinan peserta didik dalam kegiatan LDKO dan OSIS berlandaskan regulasi berikut: 1. Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, yang menegaskan pembentukan karakter dan kompetensi lulusan melalui pembelajaran dan kegiatan kokurikuler serta ekstrakurikuler. 2. Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Profil Lulusan (2024–sekarang), yang menetapkan 8 Dimensi Profil Lulusan sebagai acuan utama pembinaan peserta didik. 3. Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang menegaskan bahwa OSIS dan LDKO merupakan sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kepribadian peserta didik. 4. Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, yang mengatur tujuan pembinaan siswa agar beriman, bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. ________________________________________ H. Penutup Disiplin dan karakter adalah fondasi utama kepemimpinan. Melalui LDKO ini, diharapkan peserta mampu menjadi pengurus OSIS yang: - Disiplin dalam sikap dan tindakan - Berkarakter Pancasila - Siap menjadi teladan bagi seluruh siswa Pantun penutup: Mentari pagi bersinar cerah, Menyinari bumi penuh harapan. Mari disiplin dan berkarakter indah, Demi masa depan gemilang. ________________________________________ “Pemimpin sejati bukan yang paling hebat memerintah, tetapi yang paling konsisten memberi contoh.”
LATIHAN 1
LATIHAN 1: KEPEKAAN EJAAN.
Latihan 1.0 Mandarin 3
LATIHAN 1:TAUHID DARJAH 6
Latihan 1 - Starter Quiz
Latihan 1 Trigonometri