
Soal kebahasaan teks biografi
Quiz by Resti
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
​Ada berapa jumlah kata pengganti Ki Hajar Dewantara pada paragraf kedua?
7
3
2
5
​Kata ganti orang pertama tunggal yang paling sering digunakan dalam teks biografi yang merujuk kepada Ki Hajar Dewantara?Â
DiaÂ
Beliau
Ia
Anda
Ada berapa jumlah kata pengganti Ki Hajar Dewantara pada paragraf kedua?
Kata ganti orang pertama tunggal yang paling sering digunakan dalam teks biografi yang merujuk kepada Ki Hajar Dewantara?Â
Kata "Aksi tersebut" pada kalimat "Dengan adanya aksi tersebut maka Gubernur Jendral pada 13 Febuari 1933 mengeluarkan ordinasi baru yaitu membatalkan OO 1932". merujuk pada
Pengacuan kata "tulisan-tulisannya" pada kalimat "Melalui tulisan-tulisannya itulah ia berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi negeri Indonesia". merujuk pada
Konjungsi Temporal yang tepat untuk melengkapi kalimat "... Ki Hajar Dewantara aktif sebagai wartawan, beliau juga aktif diberbagai organisasi sosial dan pilitik". adalah
Ketika tahun 1908, beliau aktif di seksi propaganda organisasi Boedi Oetomo untuk membangkitkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya kesatuan dan persatuan dalam berbangsa dan bernegara. Bersama dengan Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo, Ki Hajar Dewantara mendirikan Indische Partij (partai politik pertama yang beraliran nasionalisme di Indonesia) pada 25 Desember 1912 dengan tujuan untuk kemerdekaan Indonesia, kemudian ditolak oleh Belanda karena dianggap dapat menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat. Setelah pendaftaran Indische Partij ditolak, Ki Hajar Dewantara ikut membentuk Komite Boemipoetra pada November 1913. Komite Boemipoetra melancarkan kritik kepada pemerintah kolonial Belanda yang bermaksud merayakan seratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Prancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya untuk membiayai pesta perayaan tersebut. Berhubungan dengan rencana perayaan tersebut, Ki Hajar Dewantara mengkritik melalui tulisannya yang berjudul "Satu untuk semua, tetapi semua untuk satu juga" dan "Seandainya Aku Seorang Belanda". Akibat dari tulisan "Seandainya Aku Seorang Belanda", pemerintah kolonial Belanda menjatuhkan hukuman tanpa proses pengadilan, beliau dihukum dan dibuang ke Pulau Bangka.
Manakah kata konjungsi temporal pada paragraf teks Biografi diatas?
Soal Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi Kelas VIII
Buatkan soal teks pidato persuasif berdasarkan, memersuasi berdasarkan etika, logika, norma, struktur, dan ciri kebahasaan
Berikut adalah **10 soal teks eksposisi** untuk **Fase D (Kelas 11)**, terdiri dari pilihan ganda dan uraian. Soal mencakup aspek pemahaman, analisis, dan produksi teks. --- ### ✅ **Soal Pilihan Ganda (Nomor 1–6)** **Teks berikut untuk soal nomor 1–3:** > **Judul: Pentingnya Menanam Pohon di Lingkungan Sekolah** > > Menanam pohon di lingkungan sekolah bukan sekadar aktivitas penghijauan, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Pohon dapat menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Selain itu, pohon juga bisa menurunkan suhu udara dan menciptakan suasana sejuk di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan penanaman pohon sebaiknya dilakukan secara rutin dan terencana. **1. Apa tujuan penulis dalam teks eksposisi tersebut?** A. Menyindir siswa yang tidak peduli lingkungan B. Menjelaskan manfaat pohon bagi kesehatan C. Mendorong pembaca untuk menanam pohon D. Mengulas jenis-jenis pohon yang bisa ditanam **2. Pernyataan yang merupakan opini dalam teks di atas adalah...** A. Menanam pohon di sekolah bukan sekadar aktivitas penghijauan B. Pohon dapat menyerap karbondioksida C. Pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia D. Pohon dapat menurunkan suhu udara **3. Struktur teks eksposisi pada kutipan tersebut adalah...** A. Orientasi – Komplikasi – Resolusi B. Pernyataan umum – Deretan argumen – Penegasan ulang C. Deskripsi umum – Deskripsi bagian – Simpulan D. Pernyataan masalah – Argumentasi – Evaluasi --- **Teks berikut digunakan untuk soal nomor 4–6:** > **Judul: Manfaat Membaca Buku bagi Remaja** > > Di tengah gempuran teknologi dan media sosial, kebiasaan membaca buku sering kali terpinggirkan. Padahal, membaca buku memberikan manfaat besar bagi perkembangan pengetahuan dan karakter remaja. Buku memperluas wawasan, meningkatkan kosakata, serta mengasah kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, remaja perlu membiasakan diri untuk menyisihkan waktu membaca buku setiap hari. **4. Masalah yang diangkat dalam teks eksposisi tersebut adalah...** A. Kegiatan membaca membuat remaja tidak aktif B. Teknologi mempercepat penyebaran informasi C. Remaja lebih suka media sosial daripada membaca buku D. Buku terlalu mahal untuk dibeli **5. Argumen yang disampaikan oleh penulis adalah...** A. Buku lebih menarik dibandingkan gadget B. Membaca buku dapat memperluas wawasan dan kosakata C. Membaca buku sebaiknya dilakukan hanya di sekolah D. Semua buku memiliki manfaat yang sama **6. Kalimat yang mengandung ajakan dalam teks tersebut adalah...** A. Buku memperluas wawasan dan meningkatkan kosakata B. Padahal membaca buku memberikan manfaat besar C. Oleh karena itu, remaja perlu membiasakan diri membaca D. Di tengah gempuran teknologi, membaca makin dilupakan --- ### ✍️ **Soal Uraian (Nomor 7–10)** **7. Jelaskan struktur teks eksposisi dan beri masing-masing satu contoh kalimatnya!** **8. Buatlah paragraf pembuka teks eksposisi dengan tema: “Pentingnya Sarapan Sebelum Beraktivitas”!** **9. Tulislah satu paragraf argumen untuk memperkuat topik: “Penggunaan Gawai Secara Bijak”!** **10. Berikan satu contoh penegasan ulang (kesimpulan) dalam teks eksposisi bertema “Olahraga Rutin Meningkatkan Kesehatan”!** --- Kalau kamu mau versi *editable* dalam Word atau PDF, atau ingin ditambah kisi-kisi dan kunci jawaban, tinggal bilang aja!
Soal Kebahasaan
Soal Tes Kebahasaan
Latihan Soal Bab 6 Memperkuat Komitmen Kebangsaan
SOAL 1. Dalam Islam, tawuran termasuk perbuatan yang… A. Dianjurkan jika untuk membela teman B. Boleh dilakukan jika merasa benar C. Dilarang karena merugikan banyak pihak D. Wajib jika ada yang memulai E. Diperbolehkan dalam keadaan tertentu 2. Yang dimaksud dengan zina hati adalah… A. Perbuatan zina secara langsung B. Keinginan dan niat dalam hati terhadap hal yang dilarang C. Perkataan kasar kepada orang lain D. Perbuatan mencuri E. Melakukan ibadah dengan ikhlas 3. Salah satu faktor seseorang melakukan pacaran adalah... A. Tekanan ekonomi B. Rasa ketertarikan C. Kewajiban keluarga D. Tuntutan sekolah E. Peraturan pemerintah 4. Dalam konteks pembagian zina anggota tubuh (zina kecil), yang dimaksud dengan "zina tangan" secara spesifik adalah... a. Menggunakan tangan untuk mengambil barang yang bukan haknya. b. Memukul orang lain hingga terluka karena marah. c. Menyentuh atau memegang lawan jenis yang bukan mahram dengan sengaja. d. Menuliskan kata-kata kasar atau fitnah di media sosial. e. Memberikan bantuan kepada orang yang berniat melakukan maksiat. 5. Seorang remaja mulai merokok karena ingin diterima dalam kelompok pergaulannya. Jika dilihat dari sudut pandang pengambilan keputusan, tindakan yang paling tepat adalah… A. Mengikuti kebiasaan kelompok agar tidak dikucilkan B. Menolak dengan tegas dan mencari lingkungan yang lebih sehat C. Mencoba sekali saja agar tidak penasaran D. Diam saja tanpa mengambil sikap E. Ikut merokok tetapi diam-diam 6. Zina kaki terjadi ketika seseorang… A. Menggunakan kaki untuk bekerja B. Melangkah menuju hal yang dilarang agama C. Berjalan santai di taman D. Pergi ke tempat umum E. Mengantar teman pulang 7. Menurut hadits Nabi SAW, zina mata dilakukan dengan cara... A. Mendengar hal-hal yang haram B. Berbicara tentang lawan jenis C. Melihat lawan jenis yang bukan mahram dengan syahwat D. Memikirkan hal-hal kotor E. Meraba lawan jenis 8. Tawuran bertentangan dengan ajaran Islam karena tidak mencerminkan sikap… A. Sombong B. Sabar dan menahan amarah C. Malas D. Boros E. Takut 9. Contoh zina hati adalah… A. Membantu orang tua B. Berniat melakukan perbuatan maksiat C. Belajar dengan sungguh-sungguh D. Menjaga lisan dari kata-kata buruk E. Bersedekah kepada yang membutuhkan 10. Kurangnya perhatian dari keluarga dapat menyebabkan remaja... A. Menjadi lebih mandiri tanpa pengaruh B. Mencari kenyamanan melalui pacaran C. Menghindari semua pergaulan D. Lebih fokus belajar E. Menjadi pemimpin 11. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap anak Adam telah ditentukan bagian zinanya yang tidak bisa tidak akan dialaminya. Dalam hadits tersebut, Rasulullah menegaskan bahwa "zina tangan adalah..." a. Menunjuk b. Menggenggam c. Menulis d. Menyentuh e. Memberi 12. Perhatikan pernyataan berikut: (1) Tekanan teman sebaya (2) Kurangnya pengawasan orang tua (3) Rasa ingin tahu tinggi (4) Prestasi akademik yang baik Faktor utama yang mendorong remaja terjerumus dalam pergaulan bebas dan merokok ditunjukkan oleh nomor… A. (1), (2), dan (3) B. (1), (2), dan (4) C. (2), (3), dan (4) D. (1) dan (4) saja E. (3) dan (4) saja 13. Perilaku zina kaki harus dihindari karena… A. Membuat tubuh lelah B. Termasuk perbuatan dosa C. Mengurangi waktu istirahat D. Membuat kaki sakit E. Menghambat aktivitas 14. Zina mata termasuk dalam kategori perbuatan yang... A. Diperbolehkan jika tidak sengaja B. Dosa besar dan wajib dihindari C. Merupakan dosa kecil D. Biasa saja dan tidak berdampak E. Dapat dihapus dengan sedekah saja 15. Berikut ini yang merupakan dampak negatif dari tawuran adalah… A. Menambah teman baru B. Mendapat pujian dari masyarakat C. Terjalin persatuan D. Menimbulkan kerusakan dan korban E. Meningkatkan prestasi 16. Perbedaan zina hati dan zina fisik adalah… A. Zina hati lebih berat dari zina fisik B. Zina fisik tidak berdosa C. Zina hati hanya dalam pikiran/perasaan, sedangkan zina fisik dalam perbuatan D. Keduanya tidak ada hubungan E. Zina hati tidak perlu dihindari 17. Seorang siswa mulai berpacaran karena semua temannya melakukannya. Faktor utama yang memengaruhi adalah... A. Media sosial B. Rasa penasaran C. Lingkungan pergaulan D. Kurangnya aturan sekolah E. Pendidikan agama 18. Al-Qur'an Surah Al-Isra ayat 32 melarang umat Islam untuk "mendekati zina". Bagaimana kaitan larangan "mendekati" tersebut dengan perbuatan zina tangan? a. Zina tangan hanya dilarang jika dilakukan oleh mereka yang sudah menikah. b. Zina tangan dianggap sebagai salah satu pintu atau perantara yang dilarang karena dapat mengarah pada zina besar. c. Ayat tersebut hanya melarang zina besar, sedangkan zina tangan hanya dianggap makruh. d. Larangan tersebut hanya berlaku jika sentuhan tangan dilakukan di tempat yang sepi. e. Zina tangan tidak termasuk dalam cakupan ayat tersebut karena tidak melibatkan persetubuhan. 19. Seorang siswa mengetahui bahwa temannya sering merokok di lingkungan sekolah. Sikap yang paling mencerminkan tanggung jawab sosial adalah… A. Membiarkannya karena itu urusan pribadi B. Ikut mencoba agar memahami perasaan teman C. Menegur dengan baik dan melaporkan kepada pihak sekolah D. Menjauhi tanpa alasan yang jelas E. Menyebarkan kabar tersebut ke teman lain 20. Seseorang yang sengaja pergi ke tempat maksiat berarti… A. Melakukan kebaikan B. Melakukan zina hati C. Melakukan zina kaki D. Melakukan ibadah E. Tidak melakukan apa-apa 21. Contoh perilaku zina mata dalam kehidupan sehari-hari adalah... A. Menundukkan pandangan saat bertemu lawan jenis B. Membaca Al-Qur'an C. Menonton film porno atau tayangan aurat D. Menghadiri majelis ilmu E. Melihat pemandangan alam 22. Cara menghindari tawuran menurut ajaran Islam adalah… A. Membalas jika diserang B. Ikut-ikutan teman C. Menyelesaikan masalah dengan musyawarah D. Membentuk kelompok untuk melawan E. Menghindari semua orang 23. Cara menghindari zina hati adalah… A. Mengikuti hawa nafsu B. Membiarkan pikiran bebas C. Menjaga pandangan dan memperkuat iman D. Mengabaikan nasihat agama E. Bergaul bebas tanpa batas 24. Jika seorang siswa mengalami stres akibat hubungan pacaran, dampak yang paling tepat adalah... A. Meningkatnya prestasi belajar B. Hubungan sosial menjadi lebih baik C. Tekanan emosional dan mental D. Menjadi lebih disiplin E. Lebih fokus pada tujuan hidup 25. Terdapat sebuah hadits yang memberikan peringatan keras bahwa ditusuknya kepala seseorang dengan pasak/jarum besi lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Pelajaran utama dari kerasnya ancaman ini adalah... a. Syariat Islam menetapkan hukuman fisik bagi pelaku zina tangan di dunia. b. Menyentuh lawan jenis yang bukan mahram adalah dosa kecil yang mudah dihapuskan. c. Besarnya bahaya fitnah dari sentuhan fisik sehingga Islam menutup rapat celah tersebut dengan peringatan yang sangat berat. d. Ancaman tersebut hanya berlaku bagi kaum laki-laki dan tidak berlaku bagi wanita. e. Perbuatan tersebut hanya dilarang jika dilakukan dengan niat ingin melamar. 26. Dampak jangka panjang dari kebiasaan merokok bagi remaja tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga kehidupan sosial. Contoh dampak sosial yang tepat adalah… A. Meningkatkan rasa percaya diri B. Memperluas jaringan pertemanan C. Menurunkan kepercayaan orang lain D. Membuat lebih fokus belajar E. Menambah energi dalam aktivitas 27. Sikap yang benar untuk menghindari zina kaki adalah… A. Mengikuti teman ke tempat negatif B. Membiasakan diri pergi ke tempat baik C. Mendatangi tempat maksiat D. Tidak peduli ke mana kaki melangkah E. Pergi ke tempat yang merugikan diri 28. Perhatikan pernyataan berikut! (1) Memandang lawan jenis dengan kagum (2) Melihat foto yang tidak menutup aurat (3) Menundukkan pandangan (ghadhul bashar) (4) Menonton adegan mesra di media sosial (5) Tidak sengaja melihat lawan jenis Yang termasuk contoh zina mata ditunjukkan oleh nomor... A. (1), (2), dan (3) B. (2), (3), dan (4) C. (1), (2), dan (4) D. (3), (4), dan (5) E. (1), (3), dan (5) KUNCI JAWABAN 1. C 2. B 3. B 4. C 5. B 6. B 7. C 8. B 9. B 10. B 11. D 12. A 13. B 14. C 15. D 16. C 17. C 18. B 19. C 20. C 21. C 22. C 23. C 24. C 25. C 26. C 27. B 28. C
Buatlah soal kuis dari materi ini: MATERI LDKO SMP Tema: Disiplin dan Karakter SMPN 1 Pameungpeuk ________________________________________ A. Pendahuluan LDKO (Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi) adalah wadah penting untuk membentuk calon pemimpin muda, khususnya pengurus OSIS, agar memiliki sikap disiplin, karakter yang kuat, dan jiwa kepemimpinan. Pemimpin yang baik bukan hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu memberi teladan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Pantun pembuka: Pergi ke taman memetik melati, Melati putih harum baunya. Disiplin diri sejak dini, Agar sukses di masa depan nantinya. ________________________________________ B. Pengertian Disiplin 1. Definisi Disiplin Disiplin adalah sikap patuh dan taat terhadap aturan, waktu, dan tanggung jawab, yang dilakukan dengan kesadaran diri, bukan karena paksaan. Disiplin mencakup: - Disiplin waktu (datang tepat waktu) - Disiplin aturan (menaati tata tertib) - Disiplin tanggung jawab (menyelesaikan tugas dengan baik) 2. Pentingnya Disiplin bagi Pelajar • Membentuk kebiasaan positif • Melatih tanggung jawab dan kejujuran • Menjadi dasar kesuksesan akademik dan organisasi Pantun: Jam berdentang tanda waktu, Belajar giat jangan ditunda. Disiplin itu kunci utama, Untuk meraih cita-cita. ________________________________________ C. Pengertian Karakter 1. Definisi Karakter Karakter adalah nilai-nilai moral dan sikap positif yang tertanam dalam diri seseorang dan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Karakter bukan bawaan lahir semata, tetapi dibentuk melalui pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan. 2. Nilai-Nilai Karakter Utama (8 Dimensi Profil Lulusan) Penguatan karakter peserta didik saat ini mengacu pada 8 Dimensi Profil Lulusan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Delapan dimensi ini menjadi arah pembentukan karakter siswa, termasuk dalam kegiatan LDKO dan organisasi OSIS, yaitu: 1. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME Tercermin dalam sikap jujur, berakhlak mulia, disiplin beribadah, serta menjunjung nilai moral dalam setiap kegiatan organisasi. 2. Kewargaan Ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan sekolah, semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan kesediaan menjalankan hak serta kewajiban sebagai warga sekolah. 3. Penalaran Kritis Kemampuan berpikir logis, menganalisis masalah organisasi, serta mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab. 4. Kreativitas Mampu menciptakan ide-ide baru, inovatif dalam program kerja OSIS, serta berani mencari solusi atas tantangan yang dihadapi. 5. Kolaborasi Kesanggupan bekerja sama, gotong royong, menghargai perbedaan pendapat, dan membangun kekompakan antaranggota. 6. Kemandirian Sikap tidak bergantung pada orang lain, percaya diri, disiplin diri, serta mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab organisasi. 7. Kesehatan Menjaga kesehatan fisik dan mental, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mampu mengelola stres dalam kegiatan organisasi. 8. Komunikasi Mampu menyampaikan pendapat dengan sopan, mendengarkan orang lain, serta berkomunikasi secara efektif dalam rapat dan kegiatan OSIS. Pantun: Pergi berlayar menuju seberang, Angin sepoi menemani bahtera. Karakter kuat delapan dimensi terkarang, Pemimpin muda siap berkarya nyata. ________________________________________ D. Keterkaitan Disiplin dan Karakter Disiplin dan karakter tidak dapat dipisahkan: - Disiplin tanpa karakter → kaku dan terpaksa - Karakter tanpa disiplin → niat baik tanpa konsistensi Pemimpin OSIS yang ideal adalah yang berkarakter kuat dan disiplin tinggi. ________________________________________ E. Penerapan Disiplin dan Karakter dalam Berorganisasi 1. Contoh Disiplin dalam Organisasi • Hadir rapat tepat waktu • Memakai seragam sesuai ketentuan • Menyelesaikan tugas sesuai deadline • Mengikuti keputusan bersama 2. Contoh Karakter dalam Organisasi • Jujur dalam laporan kegiatan dan keuangan • Tanggung jawab terhadap jabatan • Saling menghargai pendapat • Mampu bekerja sama (gotong royong) Pantun: Rapat dimulai tepat waktu, Semua hadir tanpa paksaan. Organisasi akan maju, Jika disiplin jadi kebiasaan. ________________________________________ F. Penerapan Disiplin dan Karakter dalam OSIS Sebagai organisasi siswa di sekolah, OSIS harus menjadi teladan. 1. Disiplin Pengurus OSIS • Menjadi contoh dalam menaati tata tertib sekolah • Aktif mengikuti kegiatan sekolah • Konsisten menjalankan program kerja 2. Karakter Pengurus OSIS • Kepemimpinan yang adil dan bijaksana • Berani bertanggung jawab • Peduli terhadap sesama siswa • Menjunjung tinggi nama baik sekolah Pantun: Bersama teman menanam padi, Padi tumbuh subur di sawah. OSIS disiplin, OSIS berkarakter, Sekolah maju penuh berkah. ________________________________________ G. Dasar Hukum Pelaksanaan penguatan karakter, disiplin, dan pembinaan kepemimpinan peserta didik dalam kegiatan LDKO dan OSIS berlandaskan regulasi berikut: 1. Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, yang menegaskan pembentukan karakter dan kompetensi lulusan melalui pembelajaran dan kegiatan kokurikuler serta ekstrakurikuler. 2. Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Profil Lulusan (2024–sekarang), yang menetapkan 8 Dimensi Profil Lulusan sebagai acuan utama pembinaan peserta didik. 3. Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang menegaskan bahwa OSIS dan LDKO merupakan sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kepribadian peserta didik. 4. Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, yang mengatur tujuan pembinaan siswa agar beriman, bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. ________________________________________ H. Penutup Disiplin dan karakter adalah fondasi utama kepemimpinan. Melalui LDKO ini, diharapkan peserta mampu menjadi pengurus OSIS yang: - Disiplin dalam sikap dan tindakan - Berkarakter Pancasila - Siap menjadi teladan bagi seluruh siswa Pantun penutup: Mentari pagi bersinar cerah, Menyinari bumi penuh harapan. Mari disiplin dan berkarakter indah, Demi masa depan gemilang. ________________________________________ “Pemimpin sejati bukan yang paling hebat memerintah, tetapi yang paling konsisten memberi contoh.”