Loading...

Tehnologii moderne de instruire
Quiz by polina macarova
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
TEST: Tehnologii moderne de instruire
Tehnologii moderne de instuire
Tehnologii moderne
La Technologie Moderne au Quotidien
¿La tecnología moderna mejora nuestras vidas?
Berpikir Komputasional-Himpunan dan sistem bilangan Tujuan Pembelajaran: Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan objek ke dalam himpunan dan memahami konsep dasar sistem bilangan biner. "Anak-anak, coba lihat di dalam kelas ini. Ada banyak sekali benda, kan? Ada meja, kursi, papan tulis, spidol, tas, buku, dan juga kita semua sebagai siswa." "Sekarang, coba bayangkan jika kalian diminta untuk merapikan semua benda ini. Apa yang akan kalian lakukan pertama kali? Pasti kalian akan mengelompokkannya, bukan? Buku dikumpulkan dengan buku, alat tulis dengan alat tulis. Nah, tanpa sadar, kalian baru saja melakukan apa yang disebut klasifikasi atau membuat himpunan!" "Aktivitas sederhana seperti ini ternyata adalah dasar dari cara komputer berpikir. Hari ini kita akan belajar bagaimana komputer mengelompokkan informasi dan apa 'bahasa' rahasia yang digunakannya." B. Kegiatan Inti (Materi & Diskusi) BAGIAN 1: KLASIFIKASI OBJEK KE DALAM HIMPUNAN 1. Apa itu Himpunan? Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang memiliki ciri-ciri yang sama atau didefinisikan dengan jelas. Kuncinya adalah "ciri-ciri yang sama". • Contoh Himpunan: o Himpunan siswa kelas 8A. o Himpunan alat tulis (pulpen, pensil, penghapus). o Himpunan buah-buahan berwarna merah (apel, stroberi, ceri). • Bukan Contoh Himpunan: o Kumpulan lukisan yang indah (karena "indah" itu relatif, tidak jelas ukurannya). o Kumpulan makanan yang lezat. Mengapa ini penting untuk komputer? Komputer menyimpan jutaan data. Agar mudah ditemukan dan diolah, komputer harus mengklasifikasikannya ke dalam himpunan. • Himpunan file gambar (.jpg, .png). • Himpunan file dokumen (.docx, .pdf). • Himpunan aplikasi di HP-mu. 2. Diskusi Kelompok: Mari Mengklasifikasi! Instruksi untuk Siswa: 1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. 2. Amati daftar objek/kata di bawah ini: Kucing, Sepeda Motor, Apel, Mawar, Ikan, Mobil, Mangga, Melati, Anjing, Pesawat, Jeruk, Anggrek. 3. Diskusikan dan klasifikasikan objek-objek tersebut ke dalam 3 himpunan berdasarkan ciri-ciri yang kalian tentukan sendiri. 4. Beri nama untuk setiap himpunan yang kalian buat. 5. Tuliskan hasilnya di buku catatan. Contoh Hasil Diskusi (Guru bisa memberikan contoh): • Himpunan 1: Hewan o Anggota: {Kucing, Ikan, Anjing} • Himpunan 2: Kendaraan o Anggota: {Sepeda Motor, Mobil, Pesawat} • Himpunan 3: Tumbuhan o Anggota: {Apel, Mawar, Mangga, Melati, Jeruk, Anggrek} Setelah diskusi, setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasinya. Guru memberikan apresiasi dan menekankan bahwa klasifikasi adalah langkah pertama dalam Berpikir Komputasional, yaitu mengorganisir data. BAGIAN 2: MEMAHAMI KONSEP DASAR BILANGAN BINER 1. Bahasa Manusia vs. Bahasa Komputer Kita berbicara dengan kata-kata. Komputer tidak mengerti kata "halo" atau "mainkan musik". Komputer hanya mengerti dua kondisi: NYALA atau MATI. Bayangkan saklar lampu di rumahmu. • Ketika lampu NYALA, kita sebut kondisi ini 1. • Ketika lampu MATI, kita sebut kondisi ini 0. Inilah bahasa komputer! Bahasa yang hanya terdiri dari angka 1 dan 0 ini disebut Sistem Bilangan Biner. Semua hal yang kamu lihat di layar—huruf, foto, video, game—sebenarnya adalah rangkaian panjang dari angka 1 dan 0. 2. Mengapa Biner Penting? Komputer terbuat dari jutaan komponen elektronik super kecil yang disebut transistor. Transistor ini bekerja seperti saklar lampu. • Jika ada aliran listrik, nilainya 1. • Jika tidak ada aliran listrik, nilainya 0. Dengan kombinasi jutaan saklar 1 dan 0 ini, komputer bisa merepresentasikan informasi yang sangat rumit. 3. Mengenal Angka Biner Sederhana Mari kita coba hitung seperti komputer! • Mengenal Angka Biner Sederhana Angka 0 dalam desimal = 0 dalam biner. • Angka 1 dalam desimal = 1 dalam biner. • Angka 2 dalam desimal = 10 dalam biner (dibaca: satu-nol). o Kenapa? Karena di biner tidak ada angka 2. Setelah 1, harus kembali ke 0 dengan menaikkan digit di depannya. • Angka 3 dalam desimal = 11 dalam biner (dibaca: satu-satu). • Angka 4 dalam desimal = 100 dalam biner (dibaca: satu-nol-nol). Aktivitas Pengamatan: Guru menunjukkan sebuah gambar atau video singkat tentang bagaimana data direpresentasikan dalam biner. (Misalnya, animasi huruf 'A' yang berubah menjadi kode biner 01000001). Diskusi Singkat: "Menurut kalian, apa keuntungan menggunakan sistem biner yang hanya punya dua simbol ini untuk mesin seperti komputer?" (Arahkan jawaban siswa ke ide tentang kesederhanaan, kejelasan (pasti antara nyala atau mati, tidak ada nilai di antaranya), dan kemudahan untuk diwakili oleh komponen listrik). C. Kegiatan Akhir (Penutup) Rangkuman dan Refleksi "Hari ini kita sudah belajar dua hal penting dalam Berpikir Komputasional:" 1. Klasifikasi Himpunan: Sama seperti kita mengelompokkan benda di kelas, komputer mengelompokkan data agar teratur dan mudah diakses. Ini adalah dasar dari manajemen data. 2. Sistem Bilangan Biner: Kita tahu sekarang bahwa bahasa asli komputer adalah biner (1 dan 0), yang mewakili kondisi NYALA dan MATI dari komponen listrik di dalamnya. Ini adalah dasar dari representasi data. "Jadi, setiap kali kalian mencari file di laptop atau menyalakan HP, ingatlah bahwa di baliknya ada proses klasifikasi himpunan dan jutaan angka 1 dan 0 yang sedang bekerja!" 📌 Kesimpulan 1. Himpunan adalah kumpulan objek yang jelas ciri-cirinya. Konsep himpunan membantu kita mengelompokkan data agar lebih teratur, sama seperti komputer mengelompokkan file berdasarkan jenisnya. 2. Klasifikasi merupakan langkah penting dalam berpikir komputasional karena memudahkan pengolahan data. Contohnya, komputer mengelompokkan file gambar, dokumen, dan aplikasi ke dalam himpunan masing-masing. 3. Sistem Bilangan Biner (0 dan 1) adalah bahasa dasar komputer. Angka 1 mewakili kondisi nyala (ada aliran listrik), sedangkan angka 0 mewakili kondisi mati (tidak ada aliran listrik). 4. Dengan kombinasi jutaan angka 1 dan 0, komputer mampu menyimpan, mengolah, dan menampilkan informasi yang kompleks, seperti teks, gambar, video, dan suara. 5. Klasifikasi data dan sistem biner adalah fondasi utama cara kerja komputer dan menjadi dasar dari teknologi digital yang kita gunakan sehari-hari. ✨ Refleksi 1. Saya menyadari bahwa proses sederhana seperti mengelompokkan benda di sekitar kita ternyata sama pentingnya dengan cara komputer mengorganisir data dalam bentuk himpunan. 2. Saya belajar bahwa komputer sebenarnya tidak rumit, karena hanya menggunakan bahasa sederhana berupa 0 dan 1, tetapi dari kesederhanaan itu lahirlah teknologi canggih yang kita gunakan setiap hari. 3. Saya akan berusaha lebih teliti dan teratur dalam mengklasifikasikan informasi, baik dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari, karena hal itu membantu berpikir lebih sistematis. 4. Saya merasa kagum bahwa sesuatu yang kita anggap kecil, seperti sistem biner, ternyata menjadi dasar seluruh teknologi modern, dari smartphone, komputer, hingga internet. 5. Saya ingin menerapkan cara berpikir komputasional ini untuk memecahkan masalah sehari-hari: mulai dari mengelompokkan tugas, mengatur jadwal, hingga menyederhanakan masalah yang rumit agar lebih mudah diselesaikan.
Persone che hanno inventato le auto elettriche
Le auto elettriche non sono un'invenzione recente. Già nel 1832, l'ingegnere scozzese Robert Anderson costruì una carrozza alimentata da batterie elettriche. Tuttavia, la tecnologia dell'epoca non era ancora sufficientemente avanzata per rendere l'auto elettrica una vera alternativa all'auto a combustione interna.
Negli anni '90, il californiano Alan Cocconi sviluppò l'EV1, la prima auto elettrica moderna. L'EV1 era dotata di una batteria al nichel-metallo idruro e poteva percorrere fino a 160 km con una sola carica. Purtroppo, General Motors, la casa automobilistica che aveva prodotto l'EV1, decise di interrompere la produzione dell'auto e di distruggere tutti i modelli esistenti.
Processo costruttivo : modalità esecutive utilizzate per la realizzazione di ogni parte costitutiva dell’edificio. La scelta deve essere riferita ad aspetti contingentati come: la cultura tecnologica locale, gli obbiettivi economici, capacità di organizzazione nel lavoro del cantiere, sistemi di approvvigionamento dei materiali. Fasi del processo costruttivo: Programmazione (rilevamento esigenze, scelta dell’obbiettivo, studio o progetto di fattibilità, definizione dell’intervento edilizio) Progettazione (formato da metaprogetto, progetto preliminare, progetto definitivo, progetto esecutivo) Realizzazione (affidamento dell’appalto, stipula del contratto, nomina del direttore dei lavori, gestione e controllo delle fasi esecutive, collaudo dell’opera) Gestione e dismissione ( esercizio impianti tecnici, manutenzione, recupero, demolizione) Gli attori di questo processo sono degli Enti ( Pianificatori, normatori, di Attuazione) In passato il processo costruttivo si basava sul sistema costruttivo tradizionale (cioè nella realizzazione delle murature portanti) Da trent’anni a questa parte è cambiato: tecnologie più evolute, razionalizzazione del cantiere. Anche l’introduzione del cls armato ha cambiato radicalmente: necessità di separare in modo più netto le attività destinate alla realizzazione di fondazioni, strutture portanti e opere di completamento. Così anche dal maggiore sviluppo delle macchine da cantiere, di molteplici attrezzature, di materiali innovativi. Tipologie di sistemi costruttivi: Tradizionale : realizzazione di ogni elemento direttamente in cantiere (basso contenuto tecnologico, alto contenuto di lavoro) Razionalizzato o ibrido : vantaggio di efficenza costruttiva e quindi economico , ha strutture portanti di calcestruzzo armato ma permette l’uso anche di elementi caratteristici di altri sistemi costruttivi ) Industrializzato o a pie d’opera : elementi strutturali realizzati direttamente in cantiere utilizzando diverse tipologie di casserature; processo produttivo basato su 24h in cui viene fatto tutto ( dalla posata delle casserature al compattamento del getto) Queste casserature possono essere di diverso tipo: Tunnel, usato per gli interventi di grandi dimensioni (crea una canna pari a un piano dell’edificio) , Banches et Tables , ampiamente utilizzata il vantaggio è la velocità , Sistema Grigliato tipo Peri Gridflex crea un piano di sicurezza per gli operatori permette di creare dei solai con 33 cm di spessore, Sistema Alumecano stessa funzione del precedente Prefabbricazione : processo che prevede la scomposizione dell’edificio nelle sue parti, preparazione elementi in un luogo diverso dal cantiere. La prefabbricazione può essere fuori d’opera, a piè d’opera, a pie di fabbrica. Fasi: produzione viene fatta con stampi metallici , vengono inserite in officina direttamente gli infissi e la tubazioni, gli elementi finiti vengono trasportati in cantiere e assemblati. Gli elementi possono essere classificati in base a tre criteri: geometrico (monodimensionale, bidimensionale, tridimensionale), del peso (leggera: ciò che non è strutturale ne portante, pesante: elementi bidimensionali e tridimensionali,strutturali e portanti), del sistema prefabbricato (chiuso: prevede che si usino solo elementi del sistema prefabbricato, meno flessibile e meno economico , aperto: elementi del sistema integrati con altri sistemi costruttivi) Prefabbricazione metallica: preparazione in officina del elementi, il montaggio avviene tramite bullonature e saldature elettriche, può essere totale o parziale\mista Sistemi costruttivi lignei di tipo prefabbricato: numerosi vantaggi. Ballon Frame: montanti che hanno l’altezza di due piani collocati ad un interasse di 45 cm, connessione mediante chiodatura, basta un solo uomo per montare tutto. Paltform frame: evoluzione del Ballon, montanti ogni 3m max, ogni piano funge da piattaforma per i piani superiori, fondazioni a platea. Blockbau: soprattuto edifici di uno o due piani, forma primordiale delle costruzioni. Setti portanti e sopra delle travi (panconati), incastro maschio-femmina, connessione al terreno mediante un solaio areato, all’involucro invece viene aggiunto uno strato di isolante. Sistema a travi e pilastri: sistema tradizionale riletto in chiave moderna. Montanti lignei verticali ed elementi orizzontali posti a breve distanza di “interasse”, nelle intercapedini c’è l’isolamento Sistemi a panelli intelaiati : dotato di un telaio leggero fatto di segati e dei pannelli formati da più strati incollati tra loro (completo di aperture) X-Lam : pannello monolitico formato da un compensato strutturale di legno massiccio formato da lamelle poste a strati incrociati, arrivano in cantiere pretagliati (basamento a platea, per impedire che il sisma ribalti o faccia scorrere la parete ) Differenza calcestruzzo armato gettato in opera e calcestruzzo precompresso: il primo copre una luce di 5,5\ 6m , il secondo se ha solo la trave precompressa 7,2 m e 10 se ha sia la trave che il solaio.