Loading...

GANGGUAN SPEKTRUM AUTISM & DOWN SYNDROME
Quiz by FATHIYAH HASANAH
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
​
​
Give this quiz to my class
Gangguan Psikiatrik
Gangguan sistem ekskresi
GANGGUAN PADA SISTEM PERNAPASAN
Gangguan pada Sistem Sirkulasi Manusia Sistem sirkulasi berfungsi mengedarkan darah, oksigen, dan zat makanan ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa metabolisme. Jika sistem ini terganggu, tubuh bisa cepat lelah, sakit, bahkan berbahaya. Berikut gangguan-gangguannya: 1. Anemia Anemia, yaitu keadaan di mana jumlah eritrosit di dalam hemoglobin di bawah batas normal. Artinya: Anemia adalah kondisi ketika sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh kurang, sehingga darah tidak mampu membawa oksigen dengan baik ke seluruh tubuh. Akibatnya: Penderita anemia mudah lelah, pusing, lemas, dan terlihat pucat karena tubuh kekurangan oksigen. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Seseorang cepat capek saat beraktivitas, mudah mengantuk di sekolah, dan merasa lemas meskipun tidak melakukan aktivitas berat. 2. Hemofilia Hemofilia adalah kelainan yang ditandai dengan sulitnya darah untuk membeku. Penyakit keturunan ini disebabkan oleh defisiensi faktor pembekuan darah. Artinya: Hemofilia merupakan penyakit bawaan yang menyebabkan darah sulit berhenti ketika terjadi luka. Akibatnya: Luka kecil dapat menyebabkan perdarahan yang lama dan berisiko berbahaya jika tidak ditangani. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Saat penderita tergores atau jatuh, darah keluar lebih lama dibandingkan orang normal meskipun lukanya kecil. 3. Talasemia Talasemia adalah kelainan pada bentuk eritrosit. Akibatnya, eritrosit di dalam tubuh penderita akan mudah rusak, rapuh, dan kurang optimal dalam mengikat oksigen. Artinya: Talasemia merupakan penyakit keturunan yang memengaruhi bentuk dan fungsi sel darah merah. Akibatnya: Tubuh menjadi cepat lelah, pertumbuhan terganggu, dan penderita sering membutuhkan transfusi darah. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Anak dengan talasemia terlihat kurang aktif dan harus rutin memeriksakan diri ke rumah sakit. 4. Hipotensi (Tekanan darah rendah) Hipotensi adalah keadaan di mana tekanan darah arteri menurun sampai di bawah batas normal, misalnya 90/60 mmHg untuk sistol/diastol. Artinya: Hipotensi adalah kondisi tekanan darah terlalu rendah. Akibatnya: Penderita dapat mengalami pusing, lemas, dan bahkan pingsan. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Seseorang merasa pusing saat berdiri terlalu cepat setelah duduk atau berbaring. 5. Hipertensi (Tekanan darah tinggi) Hipertensi adalah keadaan di mana tekanan darah arteri meningkat sampai di atas normal, misalnya 140/90 mmHg. Keadaan ini bisa disebut tekanan darah tinggi. Artinya: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah lebih tinggi dari batas normal. Akibatnya: Dapat menyebabkan sakit kepala, gangguan jantung, stroke, dan kerusakan pembuluh darah jika tidak dikontrol. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Orang yang sering makan makanan asin, jarang berolahraga, dan sering stres lebih berisiko mengalami hipertensi. 6. Trombus Trombus adalah kelainan di mana terdapat gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah. Artinya: Trombus adalah penggumpalan darah yang menghambat aliran darah di dalam pembuluh. Akibatnya: Aliran darah menjadi tidak lancar dan dapat menyebabkan kerusakan organ. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Orang yang duduk terlalu lama tanpa bergerak berisiko mengalami penggumpalan darah di kaki. 7. Varises Varises adalah kelainan yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh vena. Pelebaran biasa terjadi di anggota tubuh bagian bawah, contohnya betis. Artinya: Varises terjadi ketika pembuluh darah vena melebar karena aliran darah tidak lancar. Akibatnya: Kaki terasa pegal, berat, dan pembuluh darah tampak menonjol. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Sering dialami oleh orang yang berdiri terlalu lama seperti guru, pedagang, atau perawat.
GANGGUAN PADA SISTEM PENCERNAAN
Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Gangguan sistem Pernapasan
Gangguan sistem saraf