Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
Q 1/10
Score 0
Dalam konteks kehidupan berbangsa, Islam Washatiyah berfungsi sebagai penengah. Bagaimana peran utama Islam Washatiyah dalam menghadapi tantangan antara faham liberalisme dan radikalisme?
30
Menerapkan aturan agama secara kaku dan ekstrem tanpa mempertimbangkan keberagaman budaya di Indonesia.
Menghindari keterlibatan dalam urusan sosial politik dan hanya fokus pada ibadah ritual secara tertutup.
Menerapkan sikap tawasuth (moderat) dengan menjaga keseimbangan antara tekstual keagamaan dan kemaslahatan akal serta kondisi sosial.
Mengesampingkan nilai-nilai agama demi mengikuti perkembangan zaman dan kebebasan individu sepenuhnya.
Q 2/10
Score 0
Islam Washatiyah menolak paham liberalisme yang cenderung mengagungkan akal secara berlebihan tanpa batas, namun juga menolak radikalisme yang cenderung memaksakan pendapat. Manakah sikap yang paling mencerminkan peran Washatiyah sebagai penengah (moderat) dalam kehidupan bernegara?
30
Menjunjung tinggi toleransi (tasamuh) terhadap perbedaan keyakinan sambil tetap berpegang teguh pada prinsip syariat yang kontekstual.
Mengharuskan seluruh warga negara untuk mengikuti satu madzhab saja demi keseragaman pemahaman agama.
Membiarkan setiap individu menafsirkan agama hanya berdasarkan keinginan pribadi tanpa rujukan ulama.
Mengadopsi seluruh budaya barat secara bebas guna mengikuti arus modernisasi global yang cepat.
10 questions
Q.
Dalam konteks kehidupan berbangsa, Islam Washatiyah berfungsi sebagai penengah. Bagaimana peran utama Islam Washatiyah dalam menghadapi tantangan antara faham liberalisme dan radikalisme?
1
30 sec
Q.
Islam Washatiyah menolak paham liberalisme yang cenderung mengagungkan akal secara berlebihan tanpa batas, namun juga menolak radikalisme yang cenderung memaksakan pendapat. Manakah sikap yang paling mencerminkan peran Washatiyah sebagai penengah (moderat) dalam kehidupan bernegara?
2
30 sec
Q.
Paham radikalisme seringkali memaksakan kehendak melalui jalan kekerasan, sedangkan liberalisme cenderung membebaskan penafsiran agama tanpa batasan. Di antara pilihan berikut, manakah strategi Islam Washatiyah dalam menjaga persatuan NKRI dari kedua kutub ekstrem tersebut?
3
30 sec
Q.
Seorang pelajar sering membaca konten yang menyalahkan pemerintah secara ekstrem (radikalisme), sementara teman lainnya beranggapan bahwa agama tidak perlu diatur dalam kehidupan publik sama sekali (liberalisme). Bagaimana sikap Islam Washatiyah bagi pelajar tersebut untuk menjadi penengah?
4
30 sec
Q.
Paham liberalisme sering kali mengabaikan otoritas teks suci sementara radikalisme cenderung memahaminya secara kaku tanpa melihat konteks. Bagaimana Islam Washatiyah memposisikan diri di antara kedua kutub tersebut terkait penafsiran ajaran?
5
30 sec
Q.
Salah satu tantangan besar bagi bangsa Indonesia adalah munculnya faham ekstrem kanan (radikalisme) dan ekstrem kiri (liberalisme). Bagaimana Islam Washatiyah memposisikan umat dalam konteks 'Umatan Wasathan' berdasarkan Surah Al-Baqarah ayat 143?
6
30 sec
Q.
Dalam menghadapi arus globalisasi, Islam Washatiyah mengedepankan prinsip 'Tathawwur wa Ibtikar' (dinamis dan inovatif). Bagaimana prinsip ini berperan sebagai penengah agar seseorang tidak terjebak dalam radikalisme yang menolak perubahan atau liberalisme yang kehilangan jati diri?
7
30 sec
Q.
Penyebaran ajaran radikalisme secara masif di media sosial dapat mengakibatkan polarisasi masyarakat. Apa dampak negatif jangka panjang dari polarisasi tersebut bagi bangsa Indonesia?
8
30 sec
Q.
Salah satu dampak negatif yang sangat berbahaya dari berkembangnya radikalisme adalah pembenaran terhadap tindak kekerasan. Mengapa hal ini dianggap sebagai ancaman serius bagi tatanan demokrasi di Indonesia?
9
30 sec
Q.
Dampak negatif dari pembiaran ajaran radikalisme di lingkungan sekolah dapat mengancam masa depan generasi muda. Salah satu manifestasi nyata dari dampak tersebut adalah...