
KUIS KESETIMBANGAN KIMIA
QuizĀ by azka amalia
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Faktor-faktor yang tidak berpengaruh terhadap kesetimbangan kimia adalah perubahan ....
ketika dalam reaksi N2(g) + 3H2(g) ā 2NH3(g) Ditambahkan 1 mol NH3 maka pergeseran kesetimbangan yang terjadi adalah
Pada reaksiĀ 2NO(g) + O2(g) ā 2NO2(g), ketika tekanan ditambahkan maka kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan
Diketahui reaksi kesetimbangan
2SO3(g) ā 2SO2(g) + O2(g) āH = +150 kj/mol Jika suhu diturunkan,maka konsentrasi SO3 akan berkurangĀ
2N2O5(g) ā 4NO2(g) + O2(g) āH = āT kkal
Berdasarkan reaksi diatas, kesetimbangan akan bergeser ke arah eksoterm apabila
Jika terhadap suatu sistem kesetimbangan dilakukan suatu aksi, pada system akan terjadi suatu reaksi sehingga pengaruh aksi terhadap system menjadi sekecil mungkin. Asas tersebut dikemukakan oleh
Ā Salah satu faktor pergeseran kesetimbangan adalah perubahan volume dan tekanan. jika pada sistem kesetimbangan tersebut secara tiba-tiba tekanan dinaikkan, maka tabrakan antara molekul-molekul N2 dan H2 makin intensif dan akhirnya membentuk NH3. arah pergeseraan kesetimbangan kearah pembentukkan NH3 merupakan respon dari tekanan yang diperbesar.
N2 (g) + 3 H2 (g) āāÆāÆāÆāÆā 2 NH3 (g) ĪH = ā92,38 kJ/mol dengan suhu = 298 K, Kp = 6,2 Ć 105
berdasarkan reaksi diatas, untuk mendapatkan gas ammonia dalam jumlah besar, maka hal yang dapat dilakukan adalah (jawaban lebih dari 1)
Diketahui reaksiĀ
2NO(g) + O2(g) --> N2O4(g) ĪH = a kJ
NO(g) + O2(g) --> NO2(g) ĪH = b kJ
Menurut Hukum Hess, besarnya ĪH untuk reaksi : 2NO2(g) --> N2O4(g) adalah
Berikut ini definisi yang tepat dari kesetimbangan kimia adalah
Fasa yang digunakan dalam kesetimbangan parsial adalah fasa gas saja, sehingga fasa selain gas tidak diperhitungkan maka akan bernilai 1
Setelah disetarakan rumus tetapan kesetimbangan untuk reaksi: Fe2O3(s) + 3CO(g)--> 2Fe(s) + 3CO2(g) adalah...
Dalam ruang 1 liter dicampur 4 mol zat A dan 5 mol zat B.
Reaksi kesetimbangan: A(g) + 2 B(g) ā C(g) Jika pada saat setimbang diperoleh 2 mol C dan tekanan total 10 atm, maka besarnya Kp adalah ....
Andi ingin membuat teh hangat. Saat air dipanaskan dalam wadah tertutup, air akan berubah menjadi uap dan tertahan oleh tutup. Jika pemanasan dihentikan, maka uap air akan berubah menjadi air kembali.
1. Reaksi reversibel
2. Terjadi dalam ruang tertutup
3. Laju reaksi ke kiri sama dengan laju reaksi ke kanan
4. Reaksinya tidak dapat bolak-balik
5. Reaksi searah
Berdasarkan opsi pilihan diatas, yang merupakan ciri ciri kesetimbangan kimia yang benar adalah
Ketika kita membakar kayu maka akan terjadi reaksi kimia dalam proses tersebut. Reaksi tersebut merupakan reaksi endotemik. Persamaan reaksi kimia yang seimbang dapat terjadi pada untuk pembakaran kayu yaitu:
C6H12O6 + 6O2 = 6CO2 + 6 H2O .
Pada reaksi tersebut menghasilkanKarbon dioksida, uap air, dan abu. Benarkah pernyataan tersebut?
Rika, Azka dan Ilma ingin melakukan percobaan membuat sabun. Pada saat membuat sabun terjadi reaksi saponifikasi. Reaksi saponifikasi ini merupakan reaksi yang terjadi antara minyak atau lemak dengan larutan alkali untuk menghasilkan sabun dan gliserol. Reaksi heterogen ini terdiri dari dua atau lebih fasa. Perhatikan beberapa persamaan reaksi berikut:
(1) C(s)+H2 O(g) <=> CO(g)+H2(g)
(2) 2 SO3(g) <=>2 SO2(g)+O2(g)
(3) 2 NaHCO3(s) <=> Na2 CO3(s)+H2 O(1)+CO2(g)
(4) 2 HCl(g)+1/2 O2(g) <=> 2 O(g)+Cl2(g)
kelompokkan reaksi tersebut berdasarkan reaksi homogen dan heterogen
Reaksi bolak balik yang berlangsung dalam 2 arah yaitu dimana hasil reaksi dapat bereaksi kembali menjadi reaktan merupakan pengertian dari...
Reaksi pengkaratan besi atau pembakaran kayu merupakan contoh dari reaksi irreversible.
Berikut ini adalah ciri-ciri terjadinya reaksi kesetimbangan, yaitu....
1. Reaksinya tidak dapat balik 2. Reaksi searah
Dalam suatu wadah gas N2O4 terdisosiasi 50% menjadi gas NO2 , sehingga campuran gas menimbulkan tekanan total 6 atm. Harga Kp adalah
Keadaan kesetimbangan kimia dapat terjadi jika reaksi menghasilkan produk yang dapat kembali menjadi reaktan.