
Penghapusan Sarana & Prasarana
Quiz by Daffa Amzarina
Customize this quiz to suit your class
Instantly translate to 100+ languages
Tag the questions with any skills you have. Your dashboard will track each student's mastery of each skill.
Give this quiz to my class
​ Prosedurpertama yang harus dilakukan dalam penghapusan sarana dan prasarana adalah..
Memperbaikisarana dan prasarana yang rusak
Mengeluarkansarana dan prasarana dari daftar inventaris karena tidak bisa digunakan lagi
Menambahjumlah sarana dan prasarana
 Menggantisarana dan prasarana dengan yang baru
​Barang inventaris yang telah rusak berat tetapi masih bisa dimanfaatkan dengan modifikasi kecil akan...
Dijual langsung
Diusulkan untuk penghapusan
Tetap disimpan tanpa perawatanÂ
Diusulkan untuk perbaikanÂ
 Prosedurpertama yang harus dilakukan dalam penghapusan sarana dan prasarana adalah..
Barang inventaris yang telah rusak berat tetapi masih bisa dimanfaatkan dengan modifikasi kecil akan...
Metodepenghapusan sarana dan prasarana melalui penjualan dilakukan dengan tujuan...
Manakahdari faktor berikut yang biasanya bukan alasan penghapusan asset..?
Apayang dilakukan setelah penghapusan aset untuk memastikan akurasi data saranadan prasarana?..
Dokumenyang diperlukan untuk penghapusan aset secara resmi adalah…
Barang yang dicuri, hilang, atau terbakar dapat dihapuskan dan dikeluarkan dari bukuinduk/buku golongan barang inventaris sekolah setelah ditetapkannya…
Apa yang dimaksud dengan penghapusan sarana dan prasarana di sebuah organisasi ataulembaga?
Beberapa alasan yang harus diperhatikan untuk dapat menghapus sarana dan prasaranaadalah hal-hal berikut ini, kecuali:
Berikut ini yang bukan merupakan alasan dilakukannya penghapusan sarana dan prasaranaadalah...
Kementrian Pendidikan dan Berbicara tentang membaca dan Firmansyah, H., Putri, A.E & Hakim, L. (2022). Penguatan Literasi Sejarah Untuk Meningkatkan Historical Thingking Peserta Didik. Jurnal Artefak, 9 (2), 93 - 102 PENDAHULUAN Kebudayaan Indonesia dalam program merdeka belajar dengan mempersiapkan kurikulum merdeka adalah penguatan serta pengembangan literasi dan numerasi. Literasi dipandang sangat penting saat ini, Dalam rangka membangun budaya literasi dalam pendidikan (keluarga, sekolah, masyarakat), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2016 mencanangkan Gerakan Nasional Penghapusan Literasi (GLN). GLN ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengembangan Kepribadian. Selain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, GLN juga diaktifkan oleh pemangku kepentingan (pegiat buta huruf, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, kementerian dan lain-lain) (Ibda, 2018). Muliastrini (2019)
**Latihan Soal IPAS Kelas 2: Wujud Benda** 1. Susu adalah benda berwujud … a. Padat **b. Cair** c. Gas 2. Benda berikut ini yang paling sulit dipegang adalah … a. Pensil **b. Air** c. Penghapus 3. Kertas dan kain termasuk benda … **a. Padat** b. Cair c. Gas 4. Udara yang kita hirup termasuk benda … **a. Gas** b. Cair c. Bening 5. Benda yang mudah berubah jika dipindahkan adalah benda … **a. Cair** b. Mahal c. Keras 6. Ketika air dimasukkan ke dalam ember maka bentuknya akan seperti … a. Gayung **b. Ember** c. Hujan 7. Air adalah benda yang permukaannya … a. Kasar b. Runcing **c. Rata** 8. Benda berikut ini yang dapat mengalir adalah … a. Kelereng b. Pasir **c. Sirup** 9. Air bisa berubah bentuk jika dipindahkan ke tempat yang … a. Sama **b. Berbeda** c. Berwarna 10. Benda padat yang mudah dilipat dan dibentuk-bentuk seperti … a. Batu b. Kayu **c. Kertas** 11. Benda gas yang kita hirup untuk bernapas adalah … **a. Oksigen** b. Asap c. Debu 12. Benda di bawah ini yang jika dimasukkan ke dalam gelas akan berubah seperti gelas adalah … **a. Susu** b. Ayam goreng c. Penggaris 13. Es dapat mencair jika terkena … a. Jari **b. Panas** c. Gelas *** **Kunci Jawaban Singkat:** 1. B | 2. B | 3. A | 4. A | 5. A | 6. B | 7. C | 8. C | 9. B | 10. C | 11. A | 12. A | 13. B
Berpikir Komputasional-Himpunan dan sistem bilangan Tujuan Pembelajaran: Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan objek ke dalam himpunan dan memahami konsep dasar sistem bilangan biner. "Anak-anak, coba lihat di dalam kelas ini. Ada banyak sekali benda, kan? Ada meja, kursi, papan tulis, spidol, tas, buku, dan juga kita semua sebagai siswa." "Sekarang, coba bayangkan jika kalian diminta untuk merapikan semua benda ini. Apa yang akan kalian lakukan pertama kali? Pasti kalian akan mengelompokkannya, bukan? Buku dikumpulkan dengan buku, alat tulis dengan alat tulis. Nah, tanpa sadar, kalian baru saja melakukan apa yang disebut klasifikasi atau membuat himpunan!" "Aktivitas sederhana seperti ini ternyata adalah dasar dari cara komputer berpikir. Hari ini kita akan belajar bagaimana komputer mengelompokkan informasi dan apa 'bahasa' rahasia yang digunakannya." B. Kegiatan Inti (Materi & Diskusi) BAGIAN 1: KLASIFIKASI OBJEK KE DALAM HIMPUNAN 1. Apa itu Himpunan? Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang memiliki ciri-ciri yang sama atau didefinisikan dengan jelas. Kuncinya adalah "ciri-ciri yang sama". • Contoh Himpunan: o Himpunan siswa kelas 8A. o Himpunan alat tulis (pulpen, pensil, penghapus). o Himpunan buah-buahan berwarna merah (apel, stroberi, ceri). • Bukan Contoh Himpunan: o Kumpulan lukisan yang indah (karena "indah" itu relatif, tidak jelas ukurannya). o Kumpulan makanan yang lezat. Mengapa ini penting untuk komputer? Komputer menyimpan jutaan data. Agar mudah ditemukan dan diolah, komputer harus mengklasifikasikannya ke dalam himpunan. • Himpunan file gambar (.jpg, .png). • Himpunan file dokumen (.docx, .pdf). • Himpunan aplikasi di HP-mu. 2. Diskusi Kelompok: Mari Mengklasifikasi! Instruksi untuk Siswa: 1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. 2. Amati daftar objek/kata di bawah ini: Kucing, Sepeda Motor, Apel, Mawar, Ikan, Mobil, Mangga, Melati, Anjing, Pesawat, Jeruk, Anggrek. 3. Diskusikan dan klasifikasikan objek-objek tersebut ke dalam 3 himpunan berdasarkan ciri-ciri yang kalian tentukan sendiri. 4. Beri nama untuk setiap himpunan yang kalian buat. 5. Tuliskan hasilnya di buku catatan. Contoh Hasil Diskusi (Guru bisa memberikan contoh): • Himpunan 1: Hewan o Anggota: {Kucing, Ikan, Anjing} • Himpunan 2: Kendaraan o Anggota: {Sepeda Motor, Mobil, Pesawat} • Himpunan 3: Tumbuhan o Anggota: {Apel, Mawar, Mangga, Melati, Jeruk, Anggrek} Setelah diskusi, setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasinya. Guru memberikan apresiasi dan menekankan bahwa klasifikasi adalah langkah pertama dalam Berpikir Komputasional, yaitu mengorganisir data. BAGIAN 2: MEMAHAMI KONSEP DASAR BILANGAN BINER 1. Bahasa Manusia vs. Bahasa Komputer Kita berbicara dengan kata-kata. Komputer tidak mengerti kata "halo" atau "mainkan musik". Komputer hanya mengerti dua kondisi: NYALA atau MATI. Bayangkan saklar lampu di rumahmu. • Ketika lampu NYALA, kita sebut kondisi ini 1. • Ketika lampu MATI, kita sebut kondisi ini 0. Inilah bahasa komputer! Bahasa yang hanya terdiri dari angka 1 dan 0 ini disebut Sistem Bilangan Biner. Semua hal yang kamu lihat di layar—huruf, foto, video, game—sebenarnya adalah rangkaian panjang dari angka 1 dan 0. 2. Mengapa Biner Penting? Komputer terbuat dari jutaan komponen elektronik super kecil yang disebut transistor. Transistor ini bekerja seperti saklar lampu. • Jika ada aliran listrik, nilainya 1. • Jika tidak ada aliran listrik, nilainya 0. Dengan kombinasi jutaan saklar 1 dan 0 ini, komputer bisa merepresentasikan informasi yang sangat rumit. 3. Mengenal Angka Biner Sederhana Mari kita coba hitung seperti komputer! • Mengenal Angka Biner Sederhana Angka 0 dalam desimal = 0 dalam biner. • Angka 1 dalam desimal = 1 dalam biner. • Angka 2 dalam desimal = 10 dalam biner (dibaca: satu-nol). o Kenapa? Karena di biner tidak ada angka 2. Setelah 1, harus kembali ke 0 dengan menaikkan digit di depannya. • Angka 3 dalam desimal = 11 dalam biner (dibaca: satu-satu). • Angka 4 dalam desimal = 100 dalam biner (dibaca: satu-nol-nol). Aktivitas Pengamatan: Guru menunjukkan sebuah gambar atau video singkat tentang bagaimana data direpresentasikan dalam biner. (Misalnya, animasi huruf 'A' yang berubah menjadi kode biner 01000001). Diskusi Singkat: "Menurut kalian, apa keuntungan menggunakan sistem biner yang hanya punya dua simbol ini untuk mesin seperti komputer?" (Arahkan jawaban siswa ke ide tentang kesederhanaan, kejelasan (pasti antara nyala atau mati, tidak ada nilai di antaranya), dan kemudahan untuk diwakili oleh komponen listrik). C. Kegiatan Akhir (Penutup) Rangkuman dan Refleksi "Hari ini kita sudah belajar dua hal penting dalam Berpikir Komputasional:" 1. Klasifikasi Himpunan: Sama seperti kita mengelompokkan benda di kelas, komputer mengelompokkan data agar teratur dan mudah diakses. Ini adalah dasar dari manajemen data. 2. Sistem Bilangan Biner: Kita tahu sekarang bahwa bahasa asli komputer adalah biner (1 dan 0), yang mewakili kondisi NYALA dan MATI dari komponen listrik di dalamnya. Ini adalah dasar dari representasi data. "Jadi, setiap kali kalian mencari file di laptop atau menyalakan HP, ingatlah bahwa di baliknya ada proses klasifikasi himpunan dan jutaan angka 1 dan 0 yang sedang bekerja!" 📌 Kesimpulan 1. Himpunan adalah kumpulan objek yang jelas ciri-cirinya. Konsep himpunan membantu kita mengelompokkan data agar lebih teratur, sama seperti komputer mengelompokkan file berdasarkan jenisnya. 2. Klasifikasi merupakan langkah penting dalam berpikir komputasional karena memudahkan pengolahan data. Contohnya, komputer mengelompokkan file gambar, dokumen, dan aplikasi ke dalam himpunan masing-masing. 3. Sistem Bilangan Biner (0 dan 1) adalah bahasa dasar komputer. Angka 1 mewakili kondisi nyala (ada aliran listrik), sedangkan angka 0 mewakili kondisi mati (tidak ada aliran listrik). 4. Dengan kombinasi jutaan angka 1 dan 0, komputer mampu menyimpan, mengolah, dan menampilkan informasi yang kompleks, seperti teks, gambar, video, dan suara. 5. Klasifikasi data dan sistem biner adalah fondasi utama cara kerja komputer dan menjadi dasar dari teknologi digital yang kita gunakan sehari-hari. ✨ Refleksi 1. Saya menyadari bahwa proses sederhana seperti mengelompokkan benda di sekitar kita ternyata sama pentingnya dengan cara komputer mengorganisir data dalam bentuk himpunan. 2. Saya belajar bahwa komputer sebenarnya tidak rumit, karena hanya menggunakan bahasa sederhana berupa 0 dan 1, tetapi dari kesederhanaan itu lahirlah teknologi canggih yang kita gunakan setiap hari. 3. Saya akan berusaha lebih teliti dan teratur dalam mengklasifikasikan informasi, baik dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari, karena hal itu membantu berpikir lebih sistematis. 4. Saya merasa kagum bahwa sesuatu yang kita anggap kecil, seperti sistem biner, ternyata menjadi dasar seluruh teknologi modern, dari smartphone, komputer, hingga internet. 5. Saya ingin menerapkan cara berpikir komputasional ini untuk memecahkan masalah sehari-hari: mulai dari mengelompokkan tugas, mengatur jadwal, hingga menyederhanakan masalah yang rumit agar lebih mudah diselesaikan.
110.31.b.17.C
Topic: Reading/Vocabulary Development
STAAR English II High School 2014 - Past Paper
110.31.b.1.B
STAAR English I High School 2017 - Past Paper